Archipelago Educators Meeting XIII

Select Language

The Restitution Triangle makes students "Solution Makers"

Good practice before revised

[Revision_teru]

Good practice elaboration


GOOD PRACTICE

PUPIL LEADERSHIP

The Restitution Triangle makes students "Solution Makers"

early

Condition of students at UPT SD NEGERI 068008 MEDAN in the academic year 2022/2023, Many students commit violations. There are students who are often late, not having breakfast from home, do not bring drinking water, do not bring study equipment, not wearing school uniforms according to schedule, not wearing a complete school uniform, not doing the assignments given by the teacher, fighting with fellow friends, say impolite words, mocking each other and even taking things from friends without permission/stealing.

This condition is disturbing for teachers and of course disrupts the smooth learning process in the classroom/school. The teachers have tried to improve the students' conditions by reprimanding and even punishing them, but similar incidents are still repeated by the students.

As a teacher at UPT SD NEGERI 068008 While, I felt challenged to find a way to improve the situation. I decided to try practicing the triangle of restitution in my classroom.

Challenge

The challenges in implementing the restitution triangle practice are::

  1. I have no experience in applying the restitution triangle in dealing with violations committed by students.
  2. choosing an appropriate time for implementing the restitution triangle practice for students who commit violations
  3. encouraging the application of the practice of the restitution triangle to colleagues

Action

Untuk mengatasi tantangan dalam penerapan segitiga restitusi di kelas/sekolah saya, maka saya

  1. memantapkan pemahaman saya mengenai segitiga restitusi dengan membaca teori segitiga restitusi dan menonton beberapa video praktek segitiga restitusi di youtube. Saya juga bertanya kepada rekan guru di sekolah lain yang sudah pernah/memiliki pengalaman dalam menerapkan segitiga restitusi.
  2. Berdiskusi dengan murid yang melakukan pelanggaran untuk menetapkan waktu yang nyaman dan sesuai untuk melakukan segitiga restitusi. Kemudian saya mencoba melakukan/menerapkan praktek segitiga restitusi kepada murid saya yang terlambat di jam pelajaran saya dan kepada murid saya yang tidak mengerjakan tugas rumah yang saya berikan.
  1. Berkolaborasi dengan wali kelas 5B menerapkan segitiga restitusi ketika ada murid di kelas 5B yang melakukan pelanggaran.

Change

Setelah menerapkan segitiga restitusi pada murid yang melakukan pelanggaran, terlihat murid mulai memiliki motivasi internal untuk memperbaiki diri sebagai dampak pelibatan murid dalam menemukan jalan keluar/ solusi dari permasalahan/kendala yang dihadapinya. Guru hanya menuntun murid menjadi “solution maker” (penemu jalan keluar).

Melalui praktek segitiga restitusi ini, saya merasa sangat senang dan bangga atas kemampuan murid kami menemukan solusi untuk mengatasi kendala/permasalahan yang dihadapinya.

Murid juga merasa sangat nyaman dan senang karena melalui praktek segitiga restitusi ini, murid bisa memperbaiki kesalahan mereka sehingga mereka bisa kembali pada kelompok mereka dengan karakter yang lebih kuat (Gossen; 2004)

Thank You

Healthy and happy greetings

Profil penulis

Juliarta Rotua Hasibuan, SS

Guru Bahasa Inggris

UPT. SD NEGERI 068008 MEDAN

If you experience problems scrolling, scroll outside of the area Live Chat which is black.