Meneritakan tentang guru yang mengajak dan menuntun murid untuk dapat lebih percaya diri dan melibatkan murid untuk berbagi praktik baik di media sosial
Meneritakan tentang guru yang mengajak dan menuntun murid untuk dapat lebih percaya diri dan melibatkan murid untuk berbagi praktik baik di media sosial
MENJADI VIRAL DI MEDIA SOSIAL YANG MELIBATKAN MURID
SITUASI AWAL
Perkenalkan nama saya Ridwan Edy Santoso saat ini saya mengajar di instansi SMK Muhammadiyah Bligo Kabupaten Pekalongan. Saya mengajar mata pelajaran produktif Teknik dan Bisnis Sepeda Motor saya juga mendapatkan tugas tambahan sebagai pengajar ekstrakurikuler Safety Riding di sekolah.
Dari analisa diagnostik non kognitif yang saya lakukan sebelumnya kepada murid saya kelas XI TBSM ternyata sebagian banyak murid mempunyai gatget dan dalam menggunakan gatget tersebut mereka sering sekali menonton youtube atau vidio tik tok sebagian besar dari mereka menggemarinya.
Dampak dari Era Globalisasi saat ini perlu menjadi perhatian untuk memberi pengawasan dari Guru dan orang Tua yang maksimal, apakah murid mampu menggunakan dan memanfaatkan IPTEK (bermedia sosial) dengan cara atau etika yang baik, yang sesuai dengan Norma dalam kehidupan bermasyarakat juga mampu memanfaatkan IPTEK (bermedia sosial) bagi diri sendiri dan masyarakat luas serta bagaimana upaya Guru untuk dapat melibatkan murid untuk memanfaatkan teknologi untuk berbagi wawasan dan pengetahuan untuk teman teman di sekolah dan bagi masyarakat luas
TANTANGAN
Untuk dapat berbagi di media sosial dengan membuat vidio praktik baik kemudian diupload ke media sosial bukan permasalahan yang mudah mengingat dari analisa diagnostik non kognitif yang saya temukan ternyata kebanyakan dari murid kelas XI yang saya ajar memiliki adalah rasa percaya diri yang rendah dan kemampuan teknologi dalam membuat vidio juga masih kurang.
Kemudian juga cara merubah pola pikir peserta didik saat melihat tayangan-tayangan film, youtube, scroll WA, IG, TikTok yang awalnya hanya sebagai penonton kemudian menjadi aktor di dalamnya
AKSI
Selanjutnya yang perlu saya lakukan adalah menuntun dan mengarahkan murid untuk tampil menjadi aktor dengan berbagi praktik baik berupa pembuatan vidio iklan layanan masyarakat di media sosial dalam pembelajaran “MICRO LEARNING” di sekolah
Melalui proses kegiatan pembelajaran MICRO LEARNING yaitu dengan menggunakan Metode pendekatan PJBL (Project Base Learning) yang berpusat kepada peserta didik, Menerapkan gabungan beberapa metode pembelajaran saat proses kegiatan seperti diskusi, tanya jawab, presentasi, dan penugasan, Menggunakan media pembelajaran yang Interaktif dengan TPACK seperti video motivasi yang mampu mengubah pola pikir peserta Didik untuk memiliki percaya diri, kemampuan publik speaking yang baik dan Menayangkan contoh-contoh video pembelajaran MICRO LEARNING sehingga membuat murid menjadi ertarik dalam pembuatan vidio layanan masyarakat serta Membuat lembar naskah vidio iklan layanan masyarakat aman berlalu lintas dalam pembelajaran Micro Learning Materi safety riding untuk setiap angkah kegiatan adegan. merupakan metode yang tepat dan inovatif, dengan memberi tantangan kepada murid untuk membuat iklan vidio layanan masyarakat tentang aman berlalu lintas
Selanjutnya mengajak kerjasama/ kolaborasi Kepala sekolah, Semua rekan guru di Sekolah, Orang tua murid yang terlibat untuk dapat membantu merubah pola pikir dan menerapkan saya siap berbagi menjadi aktor, “SISWA SEBAGAI AKTOR BERBAGI” di media sosial
Sehingga tujuan kegiatan dan hasil dari kegiatan ini dapat tercapai sesuai dengan yang diharapkan.
PERUBAHAN
Dampak dari aksi dari langkah-langkah yang saya lakukan saat menerapkannya dalam pembelajaran Micro Learning pembuatan iklan yanan masyarakat adalah Murid dapat melakukan kreatifitas membuat vidio iklan layanan masyarakat aman berlalu lintas dalam pembelajaran micro learning, Semakin bertambahnya rasa percaya diri yang dimiliki murid dan murid terlihat lebih antusias dan senang dalam mengikuti kegiatan Micro learning kegiatan pembelajaran ini juga bisa menjadi bagian dari Branding personal dan branding sekolah saat menjadi viral dan berdampak baik serta Murid menjadi seang berinovasi dan berbagi
Meneritakan tentang guru yang mengajak dan menuntun murid untuk dapat lebih percaya diri dan melibatkan murid untuk berbagi praktik baik di media sosial
MENJADI VIRAL DI MEDIA SOSIAL YANG MELIBATKAN MURID
SITUASI AWAL
Perkenalkan nama saya Ridwan Edy Santoso saat ini saya mengajar di instansi SMK Muhammadiyah Bligo Kabupaten Pekalongan. Saya mengajar mata pelajaran produktif Teknik dan Bisnis Sepeda Motor saya juga mendapatkan tugas tambahan sebagai pengajar ekstrakurikuler Safety Riding di sekolah.
Dari analisa diagnostik non kognitif yang saya lakukan sebelumnya kepada murid saya kelas XI TBSM ternyata sebagian banyak murid mempunyai gatget dan dalam menggunakan gatget tersebut mereka sering sekali menonton youtube atau vidio tik tok sebagian besar dari mereka menggemarinya.
Dampak dari Era Globalisasi saat ini perlu menjadi perhatian untuk memberi pengawasan dari Guru dan orang Tua yang maksimal, apakah murid mampu menggunakan dan memanfaatkan IPTEK (bermedia sosial) dengan cara atau etika yang baik, yang sesuai dengan Norma dalam kehidupan bermasyarakat juga mampu memanfaatkan IPTEK (bermedia sosial) bagi diri sendiri dan masyarakat luas serta bagaimana upaya Guru untuk dapat melibatkan murid untuk memanfaatkan teknologi untuk berbagi wawasan dan pengetahuan untuk teman teman di sekolah dan bagi masyarakat luas
TANTANGAN
Untuk dapat berbagi di media sosial dengan membuat vidio praktik baik kemudian diupload ke media sosial bukan permasalahan yang mudah mengingat dari analisa diagnostik non kognitif yang saya temukan ternyata kebanyakan dari murid kelas XI yang saya ajar memiliki adalah rasa percaya diri yang rendah dan kemampuan teknologi dalam membuat vidio juga masih kurang.
Kemudian juga cara merubah pola pikir peserta didik saat melihat tayangan-tayangan film, youtube, scroll WA, IG, TikTok yang awalnya hanya sebagai penonton kemudian menjadi aktor di dalamnya
AKSI
Selanjutnya yang perlu saya lakukan adalah menuntun dan mengarahkan murid untuk tampil menjadi aktor dengan berbagi praktik baik berupa pembuatan vidio iklan layanan masyarakat di media sosial dalam pembelajaran “MICRO LEARNING” di sekolah
Melalui proses kegiatan pembelajaran MICRO LEARNING yaitu dengan menggunakan Metode pendekatan PJBL (Project Base Learning) yang berpusat kepada peserta didik, Menerapkan gabungan beberapa metode pembelajaran saat proses kegiatan seperti diskusi, tanya jawab, presentasi, dan penugasan, Menggunakan media pembelajaran yang Interaktif dengan TPACK seperti video motivasi yang mampu mengubah pola pikir peserta Didik untuk memiliki percaya diri, kemampuan publik speaking yang baik dan Menayangkan contoh-contoh video pembelajaran MICRO LEARNING sehingga membuat murid menjadi ertarik dalam pembuatan vidio layanan masyarakat serta Membuat lembar naskah vidio iklan layanan masyarakat aman berlalu lintas dalam pembelajaran Micro Learning Materi safety riding untuk setiap angkah kegiatan adegan. merupakan metode yang tepat dan inovatif, dengan memberi tantangan kepada murid untuk membuat iklan vidio layanan masyarakat tentang aman berlalu lintas
Selanjutnya mengajak kerjasama/ kolaborasi Kepala sekolah, Semua rekan guru di Sekolah, Orang tua murid yang terlibat untuk dapat membantu merubah pola pikir dan menerapkan saya siap berbagi menjadi aktor, “SISWA SEBAGAI AKTOR BERBAGI” di media sosial
Sehingga tujuan kegiatan dan hasil dari kegiatan ini dapat tercapai sesuai dengan yang diharapkan.
PERUBAHAN
Dampak dari aksi dari langkah-langkah yang saya lakukan saat menerapkannya dalam pembelajaran Micro Learning pembuatan iklan yanan masyarakat adalah Murid dapat melakukan kreatifitas membuat vidio iklan layanan masyarakat aman berlalu lintas dalam pembelajaran micro learning, Semakin bertambahnya rasa percaya diri yang dimiliki murid dan murid terlihat lebih antusias dan senang dalam mengikuti kegiatan Micro learning kegiatan pembelajaran ini juga bisa menjadi bagian dari Branding personal dan branding sekolah saat menjadi viral dan berdampak baik serta Murid menjadi seang berinovasi dan berbagi
Praktik baik Sebelum Direvisi
Elaborasi Praktik Baik
MENJADI VIRAL DI MEDIA SOSIAL YANG MELIBATKAN MURID
SITUASI AWAL
Perkenalkan nama saya Ridwan Edy Santoso saat ini saya mengajar di instansi SMK Muhammadiyah Bligo Kabupaten Pekalongan. Saya mengajar mata pelajaran produktif Teknik dan Bisnis Sepeda Motor saya juga mendapatkan tugas tambahan sebagai pengajar ekstrakurikuler Safety Riding di sekolah.
Dari analisa diagnostik non kognitif yang saya lakukan sebelumnya kepada murid saya kelas XI TBSM ternyata sebagian banyak murid mempunyai gatget dan dalam menggunakan gatget tersebut mereka sering sekali menonton youtube atau vidio tik tok sebagian besar dari mereka menggemarinya.
Dampak dari Era Globalisasi saat ini perlu menjadi perhatian untuk memberi pengawasan dari Guru dan orang Tua yang maksimal, apakah murid mampu menggunakan dan memanfaatkan IPTEK (bermedia sosial) dengan cara atau etika yang baik, yang sesuai dengan Norma dalam kehidupan bermasyarakat juga mampu memanfaatkan IPTEK (bermedia sosial) bagi diri sendiri dan masyarakat luas serta bagaimana upaya Guru untuk dapat melibatkan murid untuk memanfaatkan teknologi untuk berbagi wawasan dan pengetahuan untuk teman teman di sekolah dan bagi masyarakat luas
TANTANGAN
Untuk dapat berbagi di media sosial dengan membuat vidio praktik baik kemudian diupload ke media sosial bukan permasalahan yang mudah mengingat dari analisa diagnostik non kognitif yang saya temukan ternyata kebanyakan dari murid kelas XI yang saya ajar memiliki adalah rasa percaya diri yang rendah dan kemampuan teknologi dalam membuat vidio juga masih kurang.
Kemudian juga cara merubah pola pikir peserta didik saat melihat tayangan-tayangan film, youtube, scroll WA, IG, TikTok yang awalnya hanya sebagai penonton kemudian menjadi aktor di dalamnya
AKSI
Selanjutnya yang perlu saya lakukan adalah menuntun dan mengarahkan murid untuk tampil menjadi aktor dengan berbagi praktik baik berupa pembuatan vidio iklan layanan masyarakat di media sosial dalam pembelajaran “MICRO LEARNING” di sekolah
Melalui proses kegiatan pembelajaran MICRO LEARNING yaitu dengan menggunakan Metode pendekatan PJBL (Project Base Learning) yang berpusat kepada peserta didik, Menerapkan gabungan beberapa metode pembelajaran saat proses kegiatan seperti diskusi, tanya jawab, presentasi, dan penugasan, Menggunakan media pembelajaran yang Interaktif dengan TPACK seperti video motivasi yang mampu mengubah pola pikir peserta Didik untuk memiliki percaya diri, kemampuan publik speaking yang baik dan Menayangkan contoh-contoh video pembelajaran MICRO LEARNING sehingga membuat murid menjadi ertarik dalam pembuatan vidio layanan masyarakat serta Membuat lembar naskah vidio iklan layanan masyarakat aman berlalu lintas dalam pembelajaran Micro Learning Materi safety riding untuk setiap angkah kegiatan adegan. merupakan metode yang tepat dan inovatif, dengan memberi tantangan kepada murid untuk membuat iklan vidio layanan masyarakat tentang aman berlalu lintas
Selanjutnya mengajak kerjasama/ kolaborasi Kepala sekolah, Semua rekan guru di Sekolah, Orang tua murid yang terlibat untuk dapat membantu merubah pola pikir dan menerapkan saya siap berbagi menjadi aktor, “SISWA SEBAGAI AKTOR BERBAGI” di media sosial
Sehingga tujuan kegiatan dan hasil dari kegiatan ini dapat tercapai sesuai dengan yang diharapkan.
PERUBAHAN
Dampak dari aksi dari langkah-langkah yang saya lakukan saat menerapkannya dalam pembelajaran Micro Learning pembuatan iklan yanan masyarakat adalah Murid dapat melakukan kreatifitas membuat vidio iklan layanan masyarakat aman berlalu lintas dalam pembelajaran micro learning, Semakin bertambahnya rasa percaya diri yang dimiliki murid dan murid terlihat lebih antusias dan senang dalam mengikuti kegiatan Micro learning kegiatan pembelajaran ini juga bisa menjadi bagian dari Branding personal dan branding sekolah saat menjadi viral dan berdampak baik serta Murid menjadi seang berinovasi dan berbagi
Jika Anda mengalami kendala dalam scrolling, scroll di luar dari area Live Chat yang berwarna hitam.