Temu Pendidik Nusantara XII

Select Language

memulai belajar murid dengan kesepakatan kelas

Praktik baik Sebelum Direvisi

[revisi_terbaru]

Elaborasi Praktik Baik

MEMULAI BELAJAR MURID DENGAN KESEPAKATAN KELAS

Pendidikan dapat seseorang peroleh dan bagikan baik di lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat. lingkungan tersebut mengajarkan banyak nilai diantaranya spiritual, sosial, tanggungjawab, kejujuran, kesabaran dan disiplin. Agar terus terjadi kesinambungan maka perlu adanya konsisten, dukungan dan doa untuk menerapkan nilai-nilai yang ada.

Lalu bagaimana penerapan nilai-nilai tersebut bila kita sebagai seorang pendidik di sekolah? Tentu ada tantangannya juga. Lama menjadi seorang guru tidak menjadi jaminan untuk berhenti dan puas dengan pencapaian yang sudah diperolah.

Berawal dari tahun 2005  sampai sekarang tidak terasa sudah 18 tahun saya menjadi guru di SMAN 3 Ponorogo. Terus berpegang pada prinsip belajar dimanapun, kapanpun dan dengan siapapun. Dengan begitu saya selalu menganggap bahwa murid adalah guru, sumber ilmu dan tempat belajar.

Berinteraksi dan berkomunikasi dengan murid di sekolah secara intens atau sering adalah  kewajiban dan tanggungjawab saya sebagai guru. Dalam melaksanakan tugas di sekolah saya masuk kelas dan bertemu dengan murid, pada proses kegiatan belajar mengajar (KBM)  sesuai dengan jadwal yang ada.  Namun, selain diluar jadwal pelajaran, saya juga biasa berinteraksi dengan murid di luar kelas.

Sebagai seorang guru di sekolah maupun di kelas ketika melaksanakan tugas kegiatan belajar mengajar, tentu mengharapkan  sebuah kelas yang aman dan nyaman untuk belajar. Untuk menciptakan kondisi tersebut tentu, saya selalu melibatkan murid.

Berbagai permasalahan yang sering muncul dan saya rasakan di kelas  adalah,

  1. Murid datang terlambat di kelas
  2. murid ada yang ramai di kelas.
  3. Murid Kurang kosentrasi Ketika belajar
  4. Murid Berbicara sendiri
  5. Murid mengerjakan mapel yang lain
  6. Murid bermain hp.

Untuk mengatasi permasalahan yang ada tentu dibutuhkan kerjasama dan komitmen saya dan murid, yang kemudian dituangkan ke dalam kesepakatan kelas. Lalu, bagaimana memulai untuk menerapkan kesepakatan kelas? Pertama : saya mengajak diskusi murid, tentang arti kenyamanan dalam belajar dan bagaiamana mewujudkannya. Apa yang menjadi hambatan dan tantangan Ketika belajar dan bagaimana bisa disiplin masuk kelas.

Akhirnya dengan diskusi antara saya dan murid di dapatkan beberapa kesepakatan perkelas diantaranya :

  1. murid masuk kelas 07.00 WIB toleransi terlambat 07.05, bila datangnya murid melebihi waktu yang sudah disepakati maka, pertama, murid langsung ke ruang piket untuk meminta surat ijin masuk, kedua, bila murid masih terlambat masuk kelas maka istigfar 1 lembar, ke tiga, murid akan menulis surat pernyataan dengan sepengetahuan tanda tangan wali kelas dan orang tua.
  2. murid mengenakan seragam dan atribut sekolah dengan lengkap, dengan catatan toleransi waktu sekitar 2 minggu untuk menyiapkannya, murid wajib mengenakan sepatu berwarna hitam di hari senin, selasa dan jumát,  murid bisa memakai sepatu warna lain di hari rabu dan kamis.
  3. murid membawa buku mapel, juz ‘amma dan buku tajwid
  4. bila jam pelajaran PAI jam1 -4 maka, murid langsung ke masjid untuk menunaikan Sholat Dhuha dan dilanjutkan Kegiatan belajar mengajar.
  5. murid diperkenankan membawa hp, tetapi tidak diperbolehkan mengoperasionalkan HP ketika kegiatan belajar mengajar sedang berlangsung. Bila hal itu dilakukan maka,: pertama, murid ditegur, kedua, Hp murid saya simpan dan dikembalikan setelah jam pelajaran Pendidikan Agama Islam selesai, ketiga, hp murid saya simpan dan dikembalikan setelah pulang sekolah, keempat, Hp murid saya simpan selama  satu hari, kelima, hp murid saya simpan selama 3 hari, ke enam, hp murid saya simpan dan di ambil orang tua, ke tujuh, Hp murid saya simpan dan dikembalikan bila sudah lulus.
  6. murid wajib memiliki rambut rapi dan kuku pendek.

Ternyata membuat kesepakatan kelas antara saya dan murid banyak sekali manfaatnya. Diantaranya kita akan berusaha berkomitmen dengan kesepakatan yang ada. Hasilnya murid bisa merasakan  kosentrasi belajar yang baik, serta terjadi proses pembelajaran di kelas yang nyaman, aman dan menyenangkan.

Jika Anda mengalami kendala dalam scrolling, scroll di luar dari area Live Chat yang berwarna hitam.