Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di SD Inpres Banyorang berupa pemanfaatan sampah. Produk Ekoenzim dihasilkan dari olahan sampah organik sekolah. Produk ini adalah hasil karya siswa sebagai upaya dalam menangani penumpukan sampah.
Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di SD Inpres Banyorang berupa pemanfaatan sampah. Produk Ekoenzim dihasilkan dari olahan sampah organik sekolah. Produk ini adalah hasil karya siswa sebagai upaya dalam menangani penumpukan sampah.
Tema pembelajaran berbasis proyek
Eko Panik ( Eco enzim dari sampah organik)
Sekolah kami memiliki halaman yang luas dan bisa dimanfaatkan sebagai Kebun mini sekolah. Keadaan tersebut memungkinkan untuk menanam berbagai tanaman yang bermanfaat seperti sayuran, buah-buahan, Maupun pepohonan yang rindang. Oleh sebab itu sampah dedaunan berguguran ataupun buah berjatuhan dari pohon bertumpuk di halaman sekolah. Ada Kekeliruan pemahaman murid bahwa membersihkan lingkungan sekolah adalah tugas dari bujang sekolah. Ini menjadi kerisauan kami sehingga menjadi hal yang penting untuk segera dicarikan solusinya.
Tantangannya adalah murid Belum sadar bahwa menjaga kebersihan lingkungan sekolah adalah tugas bersama. Selain itu guru juga perlu merancang pembelajaran yang melibatkan murid dan lingkungannya sebagai sumber belajar.
Dari hasil analisis aset yang dimiliki sekolah tersebut, kami mulai Merancang pembelajaran P5. Membuat pembelajaran yang menyenangkan bagi murid yang melibatkan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar yaitu mengubah sampah menjadi sesuatu yang bermanfaat. Dari ATP P5 yang kami rancang mulai dari mengenali sampah organik di lingkungan sekolah, mengumpulkan sampah organik, dan mengolah sampah organik yaitu sampah buah dan sayuran menjadi produk Eco enzim. Eco enzim adalah cairan serbaguna hasil fermentasi sampah sayuran dan buah-buahan, gula merah, dan air. Proses pembuatannya selama 3 bulan. Eco enzim ini bermanfaat bagi kesehatan untuk mengatasi berbagai macam penyakit kulit, luka gores, luka bakar, luka diabetes, dan lain sebagainya. Murid mempraktikkan sendiri cara pembuatan Eco enzim. Setelah selesai pembuatan produk Eco enzim, Murid membagikan hasil karyanya kepada warga sekolah dan masyarakat.
Setelah rangkaian kegiatan tersebut akhirnya murid Menyadari kebersihan lingkungan sekolah adalah tanggung jawab bersama. Murid juga memahami cara mendaur ulang sampah organik menjadi karya yang bermanfaat. Murid mampu menciptakan karya produk Eco enzim dan melakukan kegiatan berbagi di lingkungan sekolah dan masyarakat.
Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di SD Inpres Banyorang berupa pemanfaatan sampah. Produk Ekoenzim dihasilkan dari olahan sampah organik sekolah. Produk ini adalah hasil karya siswa sebagai upaya dalam menangani penumpukan sampah.
Tema pembelajaran berbasis proyek
Eko Panik ( Eco enzim dari sampah organik)
Sekolah kami memiliki halaman yang luas dan bisa dimanfaatkan sebagai Kebun mini sekolah. Keadaan tersebut memungkinkan untuk menanam berbagai tanaman yang bermanfaat seperti sayuran, buah-buahan, Maupun pepohonan yang rindang. Oleh sebab itu sampah dedaunan berguguran ataupun buah berjatuhan dari pohon bertumpuk di halaman sekolah. Ada Kekeliruan pemahaman murid bahwa membersihkan lingkungan sekolah adalah tugas dari bujang sekolah. Ini menjadi kerisauan kami sehingga menjadi hal yang penting untuk segera dicarikan solusinya.
Tantangannya adalah murid Belum sadar bahwa menjaga kebersihan lingkungan sekolah adalah tugas bersama. Selain itu guru juga perlu merancang pembelajaran yang melibatkan murid dan lingkungannya sebagai sumber belajar.
Dari hasil analisis aset yang dimiliki sekolah tersebut, kami mulai Merancang pembelajaran P5. Membuat pembelajaran yang menyenangkan bagi murid yang melibatkan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar yaitu mengubah sampah menjadi sesuatu yang bermanfaat. Dari ATP P5 yang kami rancang mulai dari mengenali sampah organik di lingkungan sekolah, mengumpulkan sampah organik, dan mengolah sampah organik yaitu sampah buah dan sayuran menjadi produk Eco enzim. Eco enzim adalah cairan serbaguna hasil fermentasi sampah sayuran dan buah-buahan, gula merah, dan air. Proses pembuatannya selama 3 bulan. Eco enzim ini bermanfaat bagi kesehatan untuk mengatasi berbagai macam penyakit kulit, luka gores, luka bakar, luka diabetes, dan lain sebagainya. Murid mempraktikkan sendiri cara pembuatan Eco enzim. Setelah selesai pembuatan produk Eco enzim, Murid membagikan hasil karyanya kepada warga sekolah dan masyarakat.
Setelah rangkaian kegiatan tersebut akhirnya murid Menyadari kebersihan lingkungan sekolah adalah tanggung jawab bersama. Murid juga memahami cara mendaur ulang sampah organik menjadi karya yang bermanfaat. Murid mampu menciptakan karya produk Eco enzim dan melakukan kegiatan berbagi di lingkungan sekolah dan masyarakat.
Praktik baik Sebelum Direvisi
Elaborasi Praktik Baik
Tema pembelajaran berbasis proyek
Eko Panik ( Eco enzim dari sampah organik)
Sekolah kami memiliki halaman yang luas dan bisa dimanfaatkan sebagai Kebun mini sekolah. Keadaan tersebut memungkinkan untuk menanam berbagai tanaman yang bermanfaat seperti sayuran, buah-buahan, Maupun pepohonan yang rindang. Oleh sebab itu sampah dedaunan berguguran ataupun buah berjatuhan dari pohon bertumpuk di halaman sekolah. Ada Kekeliruan pemahaman murid bahwa membersihkan lingkungan sekolah adalah tugas dari bujang sekolah. Ini menjadi kerisauan kami sehingga menjadi hal yang penting untuk segera dicarikan solusinya.
Tantangannya adalah murid Belum sadar bahwa menjaga kebersihan lingkungan sekolah adalah tugas bersama. Selain itu guru juga perlu merancang pembelajaran yang melibatkan murid dan lingkungannya sebagai sumber belajar.
Dari hasil analisis aset yang dimiliki sekolah tersebut, kami mulai Merancang pembelajaran P5. Membuat pembelajaran yang menyenangkan bagi murid yang melibatkan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar yaitu mengubah sampah menjadi sesuatu yang bermanfaat. Dari ATP P5 yang kami rancang mulai dari mengenali sampah organik di lingkungan sekolah, mengumpulkan sampah organik, dan mengolah sampah organik yaitu sampah buah dan sayuran menjadi produk Eco enzim. Eco enzim adalah cairan serbaguna hasil fermentasi sampah sayuran dan buah-buahan, gula merah, dan air. Proses pembuatannya selama 3 bulan. Eco enzim ini bermanfaat bagi kesehatan untuk mengatasi berbagai macam penyakit kulit, luka gores, luka bakar, luka diabetes, dan lain sebagainya. Murid mempraktikkan sendiri cara pembuatan Eco enzim. Setelah selesai pembuatan produk Eco enzim, Murid membagikan hasil karyanya kepada warga sekolah dan masyarakat.
Setelah rangkaian kegiatan tersebut akhirnya murid Menyadari kebersihan lingkungan sekolah adalah tanggung jawab bersama. Murid juga memahami cara mendaur ulang sampah organik menjadi karya yang bermanfaat. Murid mampu menciptakan karya produk Eco enzim dan melakukan kegiatan berbagi di lingkungan sekolah dan masyarakat.
Jika Anda mengalami kendala dalam scrolling, scroll di luar dari area Live Chat yang berwarna hitam.