Pembelajaran Pendidikan Pancasila dengan game online ini tentu sangat menarik peserta didik dan membuat mereka penasaran
Pembelajaran Pendidikan Pancasila dengan game online ini tentu sangat menarik peserta didik dan membuat mereka penasaran
Dengan maraknya peserta didik yang senang dengan game online yang merambah ke berbagai jenjang, sehingga sebagai guru sekaligus orang tua dari anak – anak di rumah mengalami kesulitan untuk menghindarkan anak – anak dari bermain HP dan game online yang mereka senangi, berbagai cara untuk menghindarkannya dilakukan agar anak – anak dapat mengatur waktu menggunakan HP.
Sebagai guru tentunya saya harus mampu membuat peserta didik nyaman berada di sekolah terutama di kelas pembelajaran saya, karena peserta didik yang tidak terbiasa menonton berita dan literasi tentu akan merasa jenuh dengan pembelajaran yang hanya mendengarkan, menyimak dan mengerjakan tugas dibuku catatan. Hal ini pula yang menjadikan alasan bahwa saya harus membuat peserta didik nyaman dengan pembelajaran kelas saya. Apa lagi pembelajaran Pendidikan Pancasila ini dipelajari dari sejak SD hingga SMA/SMK bahkan hingga kuliah materi yang diberikan sepertinya itu – itu saja, hanya pendalaman materinya yang berbeda.
Dari hasil Analisa saya secara umum bahwa peserta didik menyukai dengan game online. Sehingga saya membuat media pembelajaran yang dapat mengikuti perkembangan teknologi saat ini serta disenangi oleh peserta didik, salah satunya yaitu game online. Untuk pembuatan media game online ini saya menggunakan word wall. Penggunaan word wall ini dapat kita buat sendiri materinya atau yang sudah tersedia, sebagai contoh ; kuis, teka teki silang, kartu acak, benarkan kalimat, menemukan kata yang cocok dan banyak lagi ragam lainnya. Kita dapat memilih sesuai dengan karakteristik peserta didik kita.
Pembelajaran berbasis game online ini saya dapatkan dari hasil berbagi dari rekan kerja saya yang pernah mengikuti pelatihan, sehingga saya tertarik untuk mempelajarinya dan menggunakannya dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila di kelas saya. Aplikasi berbasis website ini dapat digunakan oleh berbagai jenjang serta dapat di print out. Penggunaan dan pembuatannya mudah karena sudah ada petunjuk penggunaannya. Setelah kita membuat game online tersebut atau kita menggunakan game online yang tersedia sesuai dengan materi yang kita ajarkan, kita dapat membagikan link game online kepada peserta didik dengan durasi yang tersedia pada game tersebut, serta kita dapat melihat rating hasil dari peserta didik kita.
Pembelajaran Pendidikan Pancasila dengan game online ini tentu sangat menarik peserta didik dan membuat mereka penasaran, sehingga antusias peserta didik untuk mengikuti pembelajaran saya meningkat karena game online yang diberikan bervariatif.
Pembelajaran Pendidikan Pancasila dengan game online ini tentu sangat menarik peserta didik dan membuat mereka penasaran
Dengan maraknya peserta didik yang senang dengan game online yang merambah ke berbagai jenjang, sehingga sebagai guru sekaligus orang tua dari anak – anak di rumah mengalami kesulitan untuk menghindarkan anak – anak dari bermain HP dan game online yang mereka senangi, berbagai cara untuk menghindarkannya dilakukan agar anak – anak dapat mengatur waktu menggunakan HP.
Sebagai guru tentunya saya harus mampu membuat peserta didik nyaman berada di sekolah terutama di kelas pembelajaran saya, karena peserta didik yang tidak terbiasa menonton berita dan literasi tentu akan merasa jenuh dengan pembelajaran yang hanya mendengarkan, menyimak dan mengerjakan tugas dibuku catatan. Hal ini pula yang menjadikan alasan bahwa saya harus membuat peserta didik nyaman dengan pembelajaran kelas saya. Apa lagi pembelajaran Pendidikan Pancasila ini dipelajari dari sejak SD hingga SMA/SMK bahkan hingga kuliah materi yang diberikan sepertinya itu – itu saja, hanya pendalaman materinya yang berbeda.
Dari hasil Analisa saya secara umum bahwa peserta didik menyukai dengan game online. Sehingga saya membuat media pembelajaran yang dapat mengikuti perkembangan teknologi saat ini serta disenangi oleh peserta didik, salah satunya yaitu game online. Untuk pembuatan media game online ini saya menggunakan word wall. Penggunaan word wall ini dapat kita buat sendiri materinya atau yang sudah tersedia, sebagai contoh ; kuis, teka teki silang, kartu acak, benarkan kalimat, menemukan kata yang cocok dan banyak lagi ragam lainnya. Kita dapat memilih sesuai dengan karakteristik peserta didik kita.
Pembelajaran berbasis game online ini saya dapatkan dari hasil berbagi dari rekan kerja saya yang pernah mengikuti pelatihan, sehingga saya tertarik untuk mempelajarinya dan menggunakannya dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila di kelas saya. Aplikasi berbasis website ini dapat digunakan oleh berbagai jenjang serta dapat di print out. Penggunaan dan pembuatannya mudah karena sudah ada petunjuk penggunaannya. Setelah kita membuat game online tersebut atau kita menggunakan game online yang tersedia sesuai dengan materi yang kita ajarkan, kita dapat membagikan link game online kepada peserta didik dengan durasi yang tersedia pada game tersebut, serta kita dapat melihat rating hasil dari peserta didik kita.
Pembelajaran Pendidikan Pancasila dengan game online ini tentu sangat menarik peserta didik dan membuat mereka penasaran, sehingga antusias peserta didik untuk mengikuti pembelajaran saya meningkat karena game online yang diberikan bervariatif.
Praktik baik Sebelum Direvisi
Elaborasi Praktik Baik
Dengan maraknya peserta didik yang senang dengan game online yang merambah ke berbagai jenjang, sehingga sebagai guru sekaligus orang tua dari anak – anak di rumah mengalami kesulitan untuk menghindarkan anak – anak dari bermain HP dan game online yang mereka senangi, berbagai cara untuk menghindarkannya dilakukan agar anak – anak dapat mengatur waktu menggunakan HP.
Sebagai guru tentunya saya harus mampu membuat peserta didik nyaman berada di sekolah terutama di kelas pembelajaran saya, karena peserta didik yang tidak terbiasa menonton berita dan literasi tentu akan merasa jenuh dengan pembelajaran yang hanya mendengarkan, menyimak dan mengerjakan tugas dibuku catatan. Hal ini pula yang menjadikan alasan bahwa saya harus membuat peserta didik nyaman dengan pembelajaran kelas saya. Apa lagi pembelajaran Pendidikan Pancasila ini dipelajari dari sejak SD hingga SMA/SMK bahkan hingga kuliah materi yang diberikan sepertinya itu – itu saja, hanya pendalaman materinya yang berbeda.
Dari hasil Analisa saya secara umum bahwa peserta didik menyukai dengan game online. Sehingga saya membuat media pembelajaran yang dapat mengikuti perkembangan teknologi saat ini serta disenangi oleh peserta didik, salah satunya yaitu game online. Untuk pembuatan media game online ini saya menggunakan word wall. Penggunaan word wall ini dapat kita buat sendiri materinya atau yang sudah tersedia, sebagai contoh ; kuis, teka teki silang, kartu acak, benarkan kalimat, menemukan kata yang cocok dan banyak lagi ragam lainnya. Kita dapat memilih sesuai dengan karakteristik peserta didik kita.
Pembelajaran berbasis game online ini saya dapatkan dari hasil berbagi dari rekan kerja saya yang pernah mengikuti pelatihan, sehingga saya tertarik untuk mempelajarinya dan menggunakannya dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila di kelas saya. Aplikasi berbasis website ini dapat digunakan oleh berbagai jenjang serta dapat di print out. Penggunaan dan pembuatannya mudah karena sudah ada petunjuk penggunaannya. Setelah kita membuat game online tersebut atau kita menggunakan game online yang tersedia sesuai dengan materi yang kita ajarkan, kita dapat membagikan link game online kepada peserta didik dengan durasi yang tersedia pada game tersebut, serta kita dapat melihat rating hasil dari peserta didik kita.
Pembelajaran Pendidikan Pancasila dengan game online ini tentu sangat menarik peserta didik dan membuat mereka penasaran, sehingga antusias peserta didik untuk mengikuti pembelajaran saya meningkat karena game online yang diberikan bervariatif.
Jika Anda mengalami kendala dalam scrolling, scroll di luar dari area Live Chat yang berwarna hitam.