Praktik baik ini menceritakan tentang strategi dan trik dari kepala sekolah dalam upaya mengoptimalkan Pembelajaran yang bermakna dengan melibatkan orangtua pada P5 untuk menguatkan Karakter murid
Praktik baik ini menceritakan tentang strategi dan trik dari kepala sekolah dalam upaya mengoptimalkan Pembelajaran yang bermakna dengan melibatkan orangtua pada P5 untuk menguatkan Karakter murid
“Pelita” Sebagai Sinergi Sekolah pada P5 Dalam Menguatkan Karakter Murid
“Bak meraba-raba di kegelapan, menyusuri lorong waktu untuk secercah pelita memberi penerangan arah dan tujuan”
Sebuah perumpaan untuk diri ketika memulai merancang pengorganisasian pembelajaran pada P5 berdasarkan analisis karakteristik lingkungan sekolah dan kebutuhan belajar peserta didik pada Topik : Aku Bangga Menjadi Anak Inderapura. Sub Topik : Budaya dan Makanan Khas Inderapura, kami mengusung Projek P5 pada Tema Aku Cinta Indonesia pada Kearifan Lokal membuat makanan khas Inderapura
P5 pada awal pelaksanaanya berjalan lancar. Seiring waktu pelaksanaanya, orangtua mempunyai opini lain tentang P5 pada topik kearifan lokal. Beberapa diantaranya berpendapat P5 itu identik dengan masak-masak, sementara juga dilakukan kegiatan P5 lainnya di sekolah. Akhirnya sekolah kembali mensosialisasikan P5 dengan memberi edukasi dan bagaimana proses dalam P5 bisa menguatkan Karakter anak. Sekolah sepakat membuat Tim Projek dengan melibatkan Keterwakilan orangtua, berdiskusi topik –topik yang akan di terapkan pada tema-ema P5 di sekolah ke depannya untuk membentuk karakter anak mewujudkan profil pelajar pancasila.
Pada pelaksanaan P5 berikutnya orangtua terlibat aktif bersama murid di sekolah hingga bisa di gelar pameran karya sederhana dari Topik yang berjalan, pada Topik : Tanaman Kelapa Sawit. Sekolah Membuat Projek P5, seperti kunjungan ke pabrik kelapa sawit, membuat lilin dari minyak kelapa sawit, membuat sapu lidi dari lidi sawit dan membuat anyaman sederhana dari daun/ lidi sawit. Pada Kegiatan P5 berikut lainnya seperti, kunjungan ke pasar tradisional, peternakan kambing Etawa, kandang ayam dan budidaya Ikan, tempat-tempat bersejarah Kerajaan Inderapura. Pelibatan orangtua pada P5 di sekolah orangtua dapat memberi penguatan kembali dirumah, sehingga P5 lebih bermakna dan kontekstual
Dokumentasi pelibatan orangtua pada :
Pelibatan orangtua pada Projek P5 Membuat Sup Buah : https://www.youtube.com/watch?v=yXNsknbNfVE&t=128s
kunjungan ke Pasar tradisional : https://www.youtube.com/watch?v=Lb4L0Arn2bI
kunjungan ke Peternakan Kambing Etawa : https://www.youtube.com/watch?v=ajC4imLwmL
Kunjungan ke Kolam/ Budidaya Ikan : https://www.youtube.com/watch?v=sHxjwSyXIjM
Dalam mencapai tujuan program, tentu ada tantangan dan kendala yang dihadapi. Pelita Pada P5 ini, membutuhkan kekuatan mental seorang kepala satuan, diantaranya aksi ini dianggap berlebihan bagi orangtua yang mempunyai kesibukan, namun bagi orangtua yang berkesempatan terlibat dapat melihat langsung proses P5 itu sendiri, bagaimana P5 dapat menguatkan Karakter murid, bermakna dan menyenangkan. Murid dapat belajar dengan senang sesuai dengan konsep kurikulum Merdeka, merdeka belajar dan didampingi orangtua. Ketika ditanyakan perasaan murid “seru bunda..besok kita P5 apa lagi bunda..”, murid jadi lebih berani, mendapatkan pengalaman baru, bangga akan jati dirinya dengan dukungan pada setiap proses pembelajarannya, sehingga dapat meningkatkan seluruh aspek capaian belajar perkembangan murid.
Menjadi pendidik PAUD itu harus kreatif dan Inovatif dalam menyiapkan lingkungan belajar, alat dan media pembelajaran yang berpusat pada anak. Karena pendidikan di PAUD itu seyogyanya adalah merdeka bermain, sesuai dengan konsep Kurikulum Merdeka. Pelita pada P5 bukan suatu hal yang menjadi momok lagi bagi satuan, tapi merupakan sebuah program yang di tunggu oleh orangtua murid, untuk bisa bersinergi menguatkan karakter anak dan proses pembelajaran yang bermakna untuk kemajuan sekolah yang lebih baik lagi.
Profil Penulis :
Penulis adalah Kepala Sekolah TK Insan Bangsa Pancung Soal. KS PSP A2, NS BPB PMM, Ketua Kombel Komunikrea. PP PGP A4, Fasilitator PAUD HI, Fasilitator Daerah Ikatan Penulis Pendidik (IPP) Kabupaten Pesisir Selatan, [email protected].
Praktik baik ini menceritakan tentang strategi dan trik dari kepala sekolah dalam upaya mengoptimalkan Pembelajaran yang bermakna dengan melibatkan orangtua pada P5 untuk menguatkan Karakter murid
“Pelita” Sebagai Sinergi Sekolah pada P5 Dalam Menguatkan Karakter Murid
“Bak meraba-raba di kegelapan, menyusuri lorong waktu untuk secercah pelita memberi penerangan arah dan tujuan”
Sebuah perumpaan untuk diri ketika memulai merancang pengorganisasian pembelajaran pada P5 berdasarkan analisis karakteristik lingkungan sekolah dan kebutuhan belajar peserta didik pada Topik : Aku Bangga Menjadi Anak Inderapura. Sub Topik : Budaya dan Makanan Khas Inderapura, kami mengusung Projek P5 pada Tema Aku Cinta Indonesia pada Kearifan Lokal membuat makanan khas Inderapura
P5 pada awal pelaksanaanya berjalan lancar. Seiring waktu pelaksanaanya, orangtua mempunyai opini lain tentang P5 pada topik kearifan lokal. Beberapa diantaranya berpendapat P5 itu identik dengan masak-masak, sementara juga dilakukan kegiatan P5 lainnya di sekolah. Akhirnya sekolah kembali mensosialisasikan P5 dengan memberi edukasi dan bagaimana proses dalam P5 bisa menguatkan Karakter anak. Sekolah sepakat membuat Tim Projek dengan melibatkan Keterwakilan orangtua, berdiskusi topik –topik yang akan di terapkan pada tema-ema P5 di sekolah ke depannya untuk membentuk karakter anak mewujudkan profil pelajar pancasila.
Pada pelaksanaan P5 berikutnya orangtua terlibat aktif bersama murid di sekolah hingga bisa di gelar pameran karya sederhana dari Topik yang berjalan, pada Topik : Tanaman Kelapa Sawit. Sekolah Membuat Projek P5, seperti kunjungan ke pabrik kelapa sawit, membuat lilin dari minyak kelapa sawit, membuat sapu lidi dari lidi sawit dan membuat anyaman sederhana dari daun/ lidi sawit. Pada Kegiatan P5 berikut lainnya seperti, kunjungan ke pasar tradisional, peternakan kambing Etawa, kandang ayam dan budidaya Ikan, tempat-tempat bersejarah Kerajaan Inderapura. Pelibatan orangtua pada P5 di sekolah orangtua dapat memberi penguatan kembali dirumah, sehingga P5 lebih bermakna dan kontekstual
Dokumentasi pelibatan orangtua pada :
Pelibatan orangtua pada Projek P5 Membuat Sup Buah : https://www.youtube.com/watch?v=yXNsknbNfVE&t=128s
kunjungan ke Pasar tradisional : https://www.youtube.com/watch?v=Lb4L0Arn2bI
kunjungan ke Peternakan Kambing Etawa : https://www.youtube.com/watch?v=ajC4imLwmL
Kunjungan ke Kolam/ Budidaya Ikan : https://www.youtube.com/watch?v=sHxjwSyXIjM
Dalam mencapai tujuan program, tentu ada tantangan dan kendala yang dihadapi. Pelita Pada P5 ini, membutuhkan kekuatan mental seorang kepala satuan, diantaranya aksi ini dianggap berlebihan bagi orangtua yang mempunyai kesibukan, namun bagi orangtua yang berkesempatan terlibat dapat melihat langsung proses P5 itu sendiri, bagaimana P5 dapat menguatkan Karakter murid, bermakna dan menyenangkan. Murid dapat belajar dengan senang sesuai dengan konsep kurikulum Merdeka, merdeka belajar dan didampingi orangtua. Ketika ditanyakan perasaan murid “seru bunda..besok kita P5 apa lagi bunda..”, murid jadi lebih berani, mendapatkan pengalaman baru, bangga akan jati dirinya dengan dukungan pada setiap proses pembelajarannya, sehingga dapat meningkatkan seluruh aspek capaian belajar perkembangan murid.
Menjadi pendidik PAUD itu harus kreatif dan Inovatif dalam menyiapkan lingkungan belajar, alat dan media pembelajaran yang berpusat pada anak. Karena pendidikan di PAUD itu seyogyanya adalah merdeka bermain, sesuai dengan konsep Kurikulum Merdeka. Pelita pada P5 bukan suatu hal yang menjadi momok lagi bagi satuan, tapi merupakan sebuah program yang di tunggu oleh orangtua murid, untuk bisa bersinergi menguatkan karakter anak dan proses pembelajaran yang bermakna untuk kemajuan sekolah yang lebih baik lagi.
Profil Penulis :
Penulis adalah Kepala Sekolah TK Insan Bangsa Pancung Soal. KS PSP A2, NS BPB PMM, Ketua Kombel Komunikrea. PP PGP A4, Fasilitator PAUD HI, Fasilitator Daerah Ikatan Penulis Pendidik (IPP) Kabupaten Pesisir Selatan, [email protected].
Praktik baik Sebelum Direvisi
Elaborasi Praktik Baik
“Pelita” Sebagai Sinergi Sekolah pada P5 Dalam Menguatkan Karakter Murid
“Bak meraba-raba di kegelapan, menyusuri lorong waktu untuk secercah pelita memberi penerangan arah dan tujuan”
Sebuah perumpaan untuk diri ketika memulai merancang pengorganisasian pembelajaran pada P5 berdasarkan analisis karakteristik lingkungan sekolah dan kebutuhan belajar peserta didik pada Topik : Aku Bangga Menjadi Anak Inderapura. Sub Topik : Budaya dan Makanan Khas Inderapura, kami mengusung Projek P5 pada Tema Aku Cinta Indonesia pada Kearifan Lokal membuat makanan khas Inderapura
P5 pada awal pelaksanaanya berjalan lancar. Seiring waktu pelaksanaanya, orangtua mempunyai opini lain tentang P5 pada topik kearifan lokal. Beberapa diantaranya berpendapat P5 itu identik dengan masak-masak, sementara juga dilakukan kegiatan P5 lainnya di sekolah. Akhirnya sekolah kembali mensosialisasikan P5 dengan memberi edukasi dan bagaimana proses dalam P5 bisa menguatkan Karakter anak. Sekolah sepakat membuat Tim Projek dengan melibatkan Keterwakilan orangtua, berdiskusi topik –topik yang akan di terapkan pada tema-ema P5 di sekolah ke depannya untuk membentuk karakter anak mewujudkan profil pelajar pancasila.
Pada pelaksanaan P5 berikutnya orangtua terlibat aktif bersama murid di sekolah hingga bisa di gelar pameran karya sederhana dari Topik yang berjalan, pada Topik : Tanaman Kelapa Sawit. Sekolah Membuat Projek P5, seperti kunjungan ke pabrik kelapa sawit, membuat lilin dari minyak kelapa sawit, membuat sapu lidi dari lidi sawit dan membuat anyaman sederhana dari daun/ lidi sawit. Pada Kegiatan P5 berikut lainnya seperti, kunjungan ke pasar tradisional, peternakan kambing Etawa, kandang ayam dan budidaya Ikan, tempat-tempat bersejarah Kerajaan Inderapura. Pelibatan orangtua pada P5 di sekolah orangtua dapat memberi penguatan kembali dirumah, sehingga P5 lebih bermakna dan kontekstual
Dokumentasi pelibatan orangtua pada :
Pelibatan orangtua pada Projek P5 Membuat Sup Buah : https://www.youtube.com/watch?v=yXNsknbNfVE&t=128s
kunjungan ke Pasar tradisional : https://www.youtube.com/watch?v=Lb4L0Arn2bI
kunjungan ke Peternakan Kambing Etawa : https://www.youtube.com/watch?v=ajC4imLwmL
Kunjungan ke Kolam/ Budidaya Ikan : https://www.youtube.com/watch?v=sHxjwSyXIjM
Dalam mencapai tujuan program, tentu ada tantangan dan kendala yang dihadapi. Pelita Pada P5 ini, membutuhkan kekuatan mental seorang kepala satuan, diantaranya aksi ini dianggap berlebihan bagi orangtua yang mempunyai kesibukan, namun bagi orangtua yang berkesempatan terlibat dapat melihat langsung proses P5 itu sendiri, bagaimana P5 dapat menguatkan Karakter murid, bermakna dan menyenangkan. Murid dapat belajar dengan senang sesuai dengan konsep kurikulum Merdeka, merdeka belajar dan didampingi orangtua. Ketika ditanyakan perasaan murid “seru bunda..besok kita P5 apa lagi bunda..”, murid jadi lebih berani, mendapatkan pengalaman baru, bangga akan jati dirinya dengan dukungan pada setiap proses pembelajarannya, sehingga dapat meningkatkan seluruh aspek capaian belajar perkembangan murid.
Menjadi pendidik PAUD itu harus kreatif dan Inovatif dalam menyiapkan lingkungan belajar, alat dan media pembelajaran yang berpusat pada anak. Karena pendidikan di PAUD itu seyogyanya adalah merdeka bermain, sesuai dengan konsep Kurikulum Merdeka. Pelita pada P5 bukan suatu hal yang menjadi momok lagi bagi satuan, tapi merupakan sebuah program yang di tunggu oleh orangtua murid, untuk bisa bersinergi menguatkan karakter anak dan proses pembelajaran yang bermakna untuk kemajuan sekolah yang lebih baik lagi.
Profil Penulis :
Penulis adalah Kepala Sekolah TK Insan Bangsa Pancung Soal. KS PSP A2, NS BPB PMM, Ketua Kombel Komunikrea. PP PGP A4, Fasilitator PAUD HI, Fasilitator Daerah Ikatan Penulis Pendidik (IPP) Kabupaten Pesisir Selatan, [email protected].
Jika Anda mengalami kendala dalam scrolling, scroll di luar dari area Live Chat yang berwarna hitam.