Membuat patung merupakan projek Seni Rupa pada pelajaran Seni kelas 6 Sekolah Dasar. Dari projek membuat patung ini, muncul komunitas belajar di kelas dan memunculkan pengalaman berhasil pada murid-murid.
Membuat patung merupakan projek Seni Rupa pada pelajaran Seni kelas 6 Sekolah Dasar. Dari projek membuat patung ini, muncul komunitas belajar di kelas dan memunculkan pengalaman berhasil pada murid-murid.
Awal
Salah satu proyek Seni kelas 6 adalah membuat patung. Murid-murid belum pernah membuat patung sebelumnya. Sebagai pengalaman pertama murid-murid, hal ini membuat mereka merasa bahwa membuat patung itu sulit.
Tantangan
Persepsi bahwa proyek membuat patung itu susah, ditambah mereka melihat patung karya murid kelas 6 tahun sebelumnya, serta kawat untuk membuat rangka patung tidak boleh dipotong, semua itu merupakan tantangan pada proyek ini. Mereka bertanya bagaimana caranya dan berharap saya sebagai guru memberitahu caranya. Namun, hal itu tidak saya lakukan. Ada juga yang meminta temannya untuk membuatkan. Tapi, saya ingin mereka berusaha menemukan sendiri caranya. Saya katakan bahwa murid-murid boleh membantu menjelaskan caranya, tetapi tidak membuatkan patung temannya.
Aksi
Dengan adanya tantangan kawat untuk rangka tidak boleh dipotong, tidak boleh dibuatkan oleh teman tapi boleh bertanya bagaimana caranya, murid-murid termotivasi untuk berusaha sendiri. Komunitas belajar di dalam kelas secara otomatis terbentuk. Ketika satu orang berhasil, murid-murid lainnya bertanya kepada yang bisa. Anak yang bisa tidak segan untuk memberitahukan caranya. Di kelas, timbul kelompok-kelompok belajar dan saling menginspirasi.
Perubahan
Ternyata, kegiatan membuat patung membawa dampak besar bagi murid dan saya. Bagi murid, mereka merasa tertantang sehingga mereka bahkan ingin mengerjakan di rumah atau menggunakan waktu istirahatnya untuk mengerjakan patung. Dari hasil refleksi, mereka mengatakan kegiatan ini adalah kegiatan yang dinanti-nanti karena seru. Mereka tidak menyangka bahwa mereka bisa. Bagi saya sebagai guru, saya merasa bahwa tantangan kawat tidak boleh dipotong merupakan jumping task dalam pelajaran seni. Selama ini saya berpikir bahwa jumping task hanya ada dalam pelajaran matematika.
Membuat patung merupakan projek Seni Rupa pada pelajaran Seni kelas 6 Sekolah Dasar. Dari projek membuat patung ini, muncul komunitas belajar di kelas dan memunculkan pengalaman berhasil pada murid-murid.
Awal
Salah satu proyek Seni kelas 6 adalah membuat patung. Murid-murid belum pernah membuat patung sebelumnya. Sebagai pengalaman pertama murid-murid, hal ini membuat mereka merasa bahwa membuat patung itu sulit.
Tantangan
Persepsi bahwa proyek membuat patung itu susah, ditambah mereka melihat patung karya murid kelas 6 tahun sebelumnya, serta kawat untuk membuat rangka patung tidak boleh dipotong, semua itu merupakan tantangan pada proyek ini. Mereka bertanya bagaimana caranya dan berharap saya sebagai guru memberitahu caranya. Namun, hal itu tidak saya lakukan. Ada juga yang meminta temannya untuk membuatkan. Tapi, saya ingin mereka berusaha menemukan sendiri caranya. Saya katakan bahwa murid-murid boleh membantu menjelaskan caranya, tetapi tidak membuatkan patung temannya.
Aksi
Dengan adanya tantangan kawat untuk rangka tidak boleh dipotong, tidak boleh dibuatkan oleh teman tapi boleh bertanya bagaimana caranya, murid-murid termotivasi untuk berusaha sendiri. Komunitas belajar di dalam kelas secara otomatis terbentuk. Ketika satu orang berhasil, murid-murid lainnya bertanya kepada yang bisa. Anak yang bisa tidak segan untuk memberitahukan caranya. Di kelas, timbul kelompok-kelompok belajar dan saling menginspirasi.
Perubahan
Ternyata, kegiatan membuat patung membawa dampak besar bagi murid dan saya. Bagi murid, mereka merasa tertantang sehingga mereka bahkan ingin mengerjakan di rumah atau menggunakan waktu istirahatnya untuk mengerjakan patung. Dari hasil refleksi, mereka mengatakan kegiatan ini adalah kegiatan yang dinanti-nanti karena seru. Mereka tidak menyangka bahwa mereka bisa. Bagi saya sebagai guru, saya merasa bahwa tantangan kawat tidak boleh dipotong merupakan jumping task dalam pelajaran seni. Selama ini saya berpikir bahwa jumping task hanya ada dalam pelajaran matematika.
Praktik baik Sebelum Direvisi
Elaborasi Praktik Baik
Awal
Salah satu proyek Seni kelas 6 adalah membuat patung. Murid-murid belum pernah membuat patung sebelumnya. Sebagai pengalaman pertama murid-murid, hal ini membuat mereka merasa bahwa membuat patung itu sulit.
Tantangan
Persepsi bahwa proyek membuat patung itu susah, ditambah mereka melihat patung karya murid kelas 6 tahun sebelumnya, serta kawat untuk membuat rangka patung tidak boleh dipotong, semua itu merupakan tantangan pada proyek ini. Mereka bertanya bagaimana caranya dan berharap saya sebagai guru memberitahu caranya. Namun, hal itu tidak saya lakukan. Ada juga yang meminta temannya untuk membuatkan. Tapi, saya ingin mereka berusaha menemukan sendiri caranya. Saya katakan bahwa murid-murid boleh membantu menjelaskan caranya, tetapi tidak membuatkan patung temannya.
Aksi
Dengan adanya tantangan kawat untuk rangka tidak boleh dipotong, tidak boleh dibuatkan oleh teman tapi boleh bertanya bagaimana caranya, murid-murid termotivasi untuk berusaha sendiri. Komunitas belajar di dalam kelas secara otomatis terbentuk. Ketika satu orang berhasil, murid-murid lainnya bertanya kepada yang bisa. Anak yang bisa tidak segan untuk memberitahukan caranya. Di kelas, timbul kelompok-kelompok belajar dan saling menginspirasi.
Perubahan
Ternyata, kegiatan membuat patung membawa dampak besar bagi murid dan saya. Bagi murid, mereka merasa tertantang sehingga mereka bahkan ingin mengerjakan di rumah atau menggunakan waktu istirahatnya untuk mengerjakan patung. Dari hasil refleksi, mereka mengatakan kegiatan ini adalah kegiatan yang dinanti-nanti karena seru. Mereka tidak menyangka bahwa mereka bisa. Bagi saya sebagai guru, saya merasa bahwa tantangan kawat tidak boleh dipotong merupakan jumping task dalam pelajaran seni. Selama ini saya berpikir bahwa jumping task hanya ada dalam pelajaran matematika.
Jika Anda mengalami kendala dalam scrolling, scroll di luar dari area Live Chat yang berwarna hitam.