Kolaborasi Penilaian ujian praktek ini memadukan dua mata pelajaran sekaligus yakni Bahasa Inggris dan Prakarya sehingga dapat mengefisiensikan waktu, tenaga serta biaya.
Kolaborasi Penilaian ujian praktek ini memadukan dua mata pelajaran sekaligus yakni Bahasa Inggris dan Prakarya sehingga dapat mengefisiensikan waktu, tenaga serta biaya.
Kolaborasi Penilaian Ujian Praktik
Oleh Suryanti, S.Pd., M.Pd. (Guru SMP N 3 Sanggau)
Awal
Penilaian ujian praktik merupakan salah satu asesmen yang diterapkan pada Kurikulum 2013. Tidak semua mata pelajaran melaksanakan ujian praktik sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia nomor 104 tahun 2014. Adapun mata pelajaran yang melaksanakan ujian praktik terdiri dari 7 mata pelajaran, yaitu mata pelajaran Bahasa Indonesia; Pendidikan Agama dan Budi Pekerti; Bahasa Inggris; Ilmu Pengetahuan Alam; Seni dan Budaya; Pendidikan Jasmani, Olah raga, dan Kesehatan; dan Prakarya.
Terbayang betapa seorang murid dalam waktu tidak begitu lama harus mempersiapkan diri baik dari sisi konten, emosional, dan pendanaan karena tak jarang ujian praktik yang dilaksanakan memerlukan dana untuk membeli alat dan bahan. Belum lagi tingkat ke-stress-an dan kelelahan yang dialami anak.
Dari alasan inilah dan arahan dari Waka Kurikulum untuk berkolaborasi beberapa mata pelajari melakukan ujian praktik, yaitu mata pelajaran Bahasa Inggris dan Prakarya. Tujuannya antara lain:
Tantangan
Dalam pelaksanaan ujiann praktik dengan berkolaborasi beberapa mata pelajaran tak lepas dari hambatan dan tantangan, antara lain:
Aksi
Persiapan
Setelah menemukan tema ujian praktik “Membuat Kolak”, guru mata pelajaran Bahasa Inggris dan Prakarya membuat rubrik penilaian dan mensosialisasikan aspek penilaian serta mendiskusikan alat dan bahan yang diperlukan setiap kelompok. Murid juga dilatih public speaking dalam mempresentasikan pembuatan kolak mereka masing-masing.
Pelaksanaan
Pada saat pelaksanaan, murid dibagi dalam kelompok-kelompok kecil antara 5 atau 6 orang anggota. Setiap murid mendapat bagian presentasi materinya, seperti salam pembuka atau penutup, memperkenalkan alat yang digunakan, bahan yang dipakai, cara membuat, bahkan sampai menjawab pertanyaan dari Tim Penilaian mata pelajaran Bahasa Inggris.
Untuk mata pelajaran Prakarya, selain bahan dan alat, rasa, tekstur serta penyajian menjadi aspek yang dinilai. Ketepatan durasi memasak dan bahan mana yang dimasukan lebih dulu menjadi hal terpenting karena menentukan tekstur kolak. Guru yang tidak terlibat dalam Tim penilai juga mendapat mengundangan setiap kelompok 1 guru untuk makan bersama kelompoknya sebagai tamu. Guru tersebut akan memberi komentar dan refleksi atas masakan atau kolak yang dibuat tadi sehingga murid mendapat umpan balik dari hasil kerja mereka.
PELAJARAN/PERUBAHAN
Setelah kegiatan berlangsung, dari hasil refleksi diperoleh:
Kolaborasi Penilaian ujian praktek ini memadukan dua mata pelajaran sekaligus yakni Bahasa Inggris dan Prakarya sehingga dapat mengefisiensikan waktu, tenaga serta biaya.
Kolaborasi Penilaian Ujian Praktik
Oleh Suryanti, S.Pd., M.Pd. (Guru SMP N 3 Sanggau)
Awal
Penilaian ujian praktik merupakan salah satu asesmen yang diterapkan pada Kurikulum 2013. Tidak semua mata pelajaran melaksanakan ujian praktik sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia nomor 104 tahun 2014. Adapun mata pelajaran yang melaksanakan ujian praktik terdiri dari 7 mata pelajaran, yaitu mata pelajaran Bahasa Indonesia; Pendidikan Agama dan Budi Pekerti; Bahasa Inggris; Ilmu Pengetahuan Alam; Seni dan Budaya; Pendidikan Jasmani, Olah raga, dan Kesehatan; dan Prakarya.
Terbayang betapa seorang murid dalam waktu tidak begitu lama harus mempersiapkan diri baik dari sisi konten, emosional, dan pendanaan karena tak jarang ujian praktik yang dilaksanakan memerlukan dana untuk membeli alat dan bahan. Belum lagi tingkat ke-stress-an dan kelelahan yang dialami anak.
Dari alasan inilah dan arahan dari Waka Kurikulum untuk berkolaborasi beberapa mata pelajari melakukan ujian praktik, yaitu mata pelajaran Bahasa Inggris dan Prakarya. Tujuannya antara lain:
Tantangan
Dalam pelaksanaan ujiann praktik dengan berkolaborasi beberapa mata pelajaran tak lepas dari hambatan dan tantangan, antara lain:
Aksi
Persiapan
Setelah menemukan tema ujian praktik “Membuat Kolak”, guru mata pelajaran Bahasa Inggris dan Prakarya membuat rubrik penilaian dan mensosialisasikan aspek penilaian serta mendiskusikan alat dan bahan yang diperlukan setiap kelompok. Murid juga dilatih public speaking dalam mempresentasikan pembuatan kolak mereka masing-masing.
Pelaksanaan
Pada saat pelaksanaan, murid dibagi dalam kelompok-kelompok kecil antara 5 atau 6 orang anggota. Setiap murid mendapat bagian presentasi materinya, seperti salam pembuka atau penutup, memperkenalkan alat yang digunakan, bahan yang dipakai, cara membuat, bahkan sampai menjawab pertanyaan dari Tim Penilaian mata pelajaran Bahasa Inggris.
Untuk mata pelajaran Prakarya, selain bahan dan alat, rasa, tekstur serta penyajian menjadi aspek yang dinilai. Ketepatan durasi memasak dan bahan mana yang dimasukan lebih dulu menjadi hal terpenting karena menentukan tekstur kolak. Guru yang tidak terlibat dalam Tim penilai juga mendapat mengundangan setiap kelompok 1 guru untuk makan bersama kelompoknya sebagai tamu. Guru tersebut akan memberi komentar dan refleksi atas masakan atau kolak yang dibuat tadi sehingga murid mendapat umpan balik dari hasil kerja mereka.
PELAJARAN/PERUBAHAN
Setelah kegiatan berlangsung, dari hasil refleksi diperoleh:
Praktik baik Sebelum Direvisi
Elaborasi Praktik Baik
Kolaborasi Penilaian Ujian Praktik
Oleh Suryanti, S.Pd., M.Pd. (Guru SMP N 3 Sanggau)
Awal
Penilaian ujian praktik merupakan salah satu asesmen yang diterapkan pada Kurikulum 2013. Tidak semua mata pelajaran melaksanakan ujian praktik sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia nomor 104 tahun 2014. Adapun mata pelajaran yang melaksanakan ujian praktik terdiri dari 7 mata pelajaran, yaitu mata pelajaran Bahasa Indonesia; Pendidikan Agama dan Budi Pekerti; Bahasa Inggris; Ilmu Pengetahuan Alam; Seni dan Budaya; Pendidikan Jasmani, Olah raga, dan Kesehatan; dan Prakarya.
Terbayang betapa seorang murid dalam waktu tidak begitu lama harus mempersiapkan diri baik dari sisi konten, emosional, dan pendanaan karena tak jarang ujian praktik yang dilaksanakan memerlukan dana untuk membeli alat dan bahan. Belum lagi tingkat ke-stress-an dan kelelahan yang dialami anak.
Dari alasan inilah dan arahan dari Waka Kurikulum untuk berkolaborasi beberapa mata pelajari melakukan ujian praktik, yaitu mata pelajaran Bahasa Inggris dan Prakarya. Tujuannya antara lain:
Tantangan
Dalam pelaksanaan ujiann praktik dengan berkolaborasi beberapa mata pelajaran tak lepas dari hambatan dan tantangan, antara lain:
Aksi
Persiapan
Setelah menemukan tema ujian praktik “Membuat Kolak”, guru mata pelajaran Bahasa Inggris dan Prakarya membuat rubrik penilaian dan mensosialisasikan aspek penilaian serta mendiskusikan alat dan bahan yang diperlukan setiap kelompok. Murid juga dilatih public speaking dalam mempresentasikan pembuatan kolak mereka masing-masing.
Pelaksanaan
Pada saat pelaksanaan, murid dibagi dalam kelompok-kelompok kecil antara 5 atau 6 orang anggota. Setiap murid mendapat bagian presentasi materinya, seperti salam pembuka atau penutup, memperkenalkan alat yang digunakan, bahan yang dipakai, cara membuat, bahkan sampai menjawab pertanyaan dari Tim Penilaian mata pelajaran Bahasa Inggris.
Untuk mata pelajaran Prakarya, selain bahan dan alat, rasa, tekstur serta penyajian menjadi aspek yang dinilai. Ketepatan durasi memasak dan bahan mana yang dimasukan lebih dulu menjadi hal terpenting karena menentukan tekstur kolak. Guru yang tidak terlibat dalam Tim penilai juga mendapat mengundangan setiap kelompok 1 guru untuk makan bersama kelompoknya sebagai tamu. Guru tersebut akan memberi komentar dan refleksi atas masakan atau kolak yang dibuat tadi sehingga murid mendapat umpan balik dari hasil kerja mereka.
PELAJARAN/PERUBAHAN
Setelah kegiatan berlangsung, dari hasil refleksi diperoleh:
Jika Anda mengalami kendala dalam scrolling, scroll di luar dari area Live Chat yang berwarna hitam.