Temu Pendidik Nusantara XIII

Select Language

Karena Mis-Fi, Sekolahku jadi dikenali

Praktik baik Sebelum Direvisi

[revisi_terbaru]

Elaborasi Praktik Baik

Branding untuk sebuah Lembaga Pendidikan atau sekolah merupakan salah satu hal yang penting untuk dikembangkan. Dengan branding yang baik maka sekolah akan lebih mudah dikenali dan dicari oleh orang tua untuk menitipkan anaknya bersekolah. TK Sudirman 03, sekolah saya, merupakan sebuah Lembaga Pendidikan swasta yang terletak di daerah pesisir dan lumayan jauh dari pusat kota. Selama ini sekolah saya memiliki branding yang kurang begitu bagus, karena letaknya di pinggir kota seringkali sekolah saya jauh dari jangkauan masyarakat. Bahkan dengan letaknya yang berada di lingkungan perumahan pun, tidak membuatnya dikenal oleh penghuni perumahan itu sendiri. Dalam urusan kedinasan pun sekolah saya pernah di titik dimana segala informasi kedinasan yang saya terima tersampaikan di akhir deadline. Kondisi yang seperti itu membuat saya berpikir lebih keras mencari sebuah solusi untuk meningkatkan branding sekolah saya.
Namun dalam meningkatkan branding sekolah saya, ada beberapa tantangan besar yang harus saya hadapi yang pertama sekolah saya jarang mengikuti kompetisi atau ajang bergengsi lainnya dan yang kedua adalah Pendidik dan Tenaga Kependidikan di sekolah saya kurang tertarik dengan kegiatan organisasi. Dalam dunia Pendidikan terdapat sebuah keniscayaan bahwa sekolah yang memiliki branding bagus itu sekolah yang sering menang di berbagai perlombaan.
Melihat kondisi sekolah saya dan tantangan yang sekolah saya harus hadapi, saya mulai merencanakan aksi yang akan saya lakukan untuk memperbaiki branding sekolah saya dengan cara yang mungkin belum banyak dipakai orang lain. Saya mulai membuat akun fanspage (halaman di FB) untuk memosting kegiatan-kegiatan di sekolah saya ataupun tulisan-tulisan mengenai parenting ataupun kebutuhan anak dalam masa perkembangannya. Semua hal yang saya posting adalah semua hal yang ada di sekolah saya dan saya menggunakan strategi focus ke asset yang dimiliki sekolah. Misalnya, bagi Sebagian besar orang jumlah murid yang sedikit di dalam satu sekolah itu adalah sebuah kekurangan. Namun saya percaya bahwa jumlah murid yang sedikit itu adalah kelebihan sekolah saya, pasalnya saya dan guru saya bisa memahami secara mendalam karakteristik dan perkembangan murid saya satu per satu. Hal lain yang saya posting adalah tentang kebutuhan anak dalam masa perkembangannya, dan karena saya focus ke asset yang dimiliki sekolah, yaitu halaman yang luas, maka saya mengaitkan kebutuhan ruang gerak bagi murid dengan jumlah murid yang sedikit dan halaman sekolah yang luas. Dimana anak butuh ruang gerak yang luas untuk memaksimalkan tumbuh kembangnya, maka dibutuhkan halaman yang luas untuk area bermain anak. Hal-hal seperti itulah yang selalu saya posting dalam fanspage sekolah saya. Selain substansi, saya juga memperhatikan waktu dalam memosting sesuati di fb. Untuk memberi dampak yang lebih, missal komen dan like maka memosting sesuatu di fb harus memperhatikan waktu. Waktu ini adalah jam-jam dimana pengguna fb banyak yang online, missal jam 10-11 siang, jam 4-5 sore dan jam 8-9 malam.
Setelah menggunakan media fanspage di FB ini, branding sekolah saya menjadi naik dan lebih baik dari sebelumnya. Jumlah murid pun semakin banyak daripada tahun-tahun sebelumnya. Dan yang lebih penting lagi, semakin banyak orang yang menerima manfaat dari konten yang saya posting.

Jika Anda mengalami kendala dalam scrolling, scroll di luar dari area Live Chat yang berwarna hitam.