Project -based learning
Elektronik Modul Berbasis Project Pada Pembelajaran Pembuatan Multimedia Interaktif
Praktik baik dalam kegiatan pembelajaran desain media interaktif
di SMK N 1 Sekadau Kompetensi Keahlian Multimedia
KGBN SEKADAU
With: Maria Ana Dwi Wahyu Pawarti
Early
SMK merupakan sekolah vokasi pencetak tenaga terampil yang siap bekerja, siap berusaha dan bersaing dalam dunia usaha dan dunia industri. Dalam rangka mencapai hal tersebut maka murid tidak hanya mengikuti arahan dari guru tapi juga bisa menemukan strategi dan solusi dari mereka sendiri. Melalui pembelajaran berbasis project yang di dukung dengan teknologi bagi murid SMK Multimedia akan mampu mempersiapkan diri menjadi tenaga terampil di masa depan. Pada pelajaran desain media interaktif murid diharapkan dapat membuat multimedia interaktif sebagai tujuan pembelajaran yang hendak di capai dalam pembelajaran
TANTANGAN
Di era digital murid menyukai belajar menggunakan media yang dapat diakses melalui smartphone karena saat ini murid tidak terlepas dari smartphone dalam kesehariannya. Gaya belajar murid beragam ada yang menyukai belajar secara visual, auditory, and kinesthetic. Perbedaan cara belajar murid ini selayaknya mendapatkan perhatian sehingga pembelajaran akan menyenangkan dan berpihak pada murid. Menyediakan media belajar yang dapat membuat murid mampu belajar secara mandiri, kreatif dan mampu meningkatkat pengetahuan serta keterampilannya.
ACTION
Melakukan analisis gaya belajar murid dengan melakukan wawancara secara berkelompok terhadap kelas yang akan dilakukan pembelajaran. Penulis terlebih dahulu menetukan topik yang dibahas atau didiskusikan, membuat pedoman wawacara, menentukan bahan awal diskusi, meminta salah satu murid sebagai moderator diskusi, mencatat kejadian dalam proses diskusi dan materi yang dibicarakan. Setelah didapatkan hasil wawancara kelompok maka ditariklah kesimpulan gaya belajar serta kebutuhan belajar apa saja yang diperlukan oleh para murid
Penulis mendesain pembelajaran berdasarkan hasil diskusi yang telah didapatkan. Mendesain media belajar yang sesuai dengan kebutuhan. Setelah membuat desain awal penulis mendiskusikannya dengan rekan sejawat untuk mendapatkan masukan dan saran. Setelah mendapatkan saran rekan sejawat guru juga meminta pendapat murid untuk mengetahui apakah media yang dibuat sudah sesuai dengan harapan mereka. Sampai terbentuklah sebuah media berbentuk e-modul berbasis proyek dalam pembelajan membuat multimedia interaktif yang didalamnya terdapat teks, picture, video pengayaan, video tutorial serta lembar kerja untuk murid menyelesaikan proyek dalam kegiatan belajarnya.
Pembelajaran menggunakan media e-modul berbasis proyek pada pembuatan multimedia interaktif ini di terapkan dalam kegiatan pembelajaran di kelas. Media ini dapat berikan kepada murid melalui link yang disampaikan di group whatshap kelas sehingga mudah untuk diakses. Dengan demikian materi pembelajaran ini dapat di pelajari di rumah ataupun disekolah menggunakan smarphone murid. Selesai pembelajaran murid di minta merefleksikan apakah pembelajaran yang telah dilakukan dapat memberikan motivasi belajar, meningkatkan keterampilan, serta menyenangkan bagi mereka.
PELAJARAN
Pelajaran yang dapat diambil dari kegiatan pembelajaran berbasis proyek adalah meningkatkan minat belajar murid serta meningkatkan keterampilan murid dalam membuat sebuah media interaktif dengan memanfaatkan teknologi yang ada dan mampu menghasilkan sebuah proyek yang kelak dapat dimanfaatkan menjadi modal dalam bersaing di dunia kerja.
Project -based learning
Elektronik Modul Berbasis Project Pada Pembelajaran Pembuatan Multimedia Interaktif
Praktik baik dalam kegiatan pembelajaran desain media interaktif
di SMK N 1 Sekadau Kompetensi Keahlian Multimedia
KGBN SEKADAU
With: Maria Ana Dwi Wahyu Pawarti
Early
SMK merupakan sekolah vokasi pencetak tenaga terampil yang siap bekerja, siap berusaha dan bersaing dalam dunia usaha dan dunia industri. Dalam rangka mencapai hal tersebut maka murid tidak hanya mengikuti arahan dari guru tapi juga bisa menemukan strategi dan solusi dari mereka sendiri. Melalui pembelajaran berbasis project yang di dukung dengan teknologi bagi murid SMK Multimedia akan mampu mempersiapkan diri menjadi tenaga terampil di masa depan. Pada pelajaran desain media interaktif murid diharapkan dapat membuat multimedia interaktif sebagai tujuan pembelajaran yang hendak di capai dalam pembelajaran
TANTANGAN
Di era digital murid menyukai belajar menggunakan media yang dapat diakses melalui smartphone karena saat ini murid tidak terlepas dari smartphone dalam kesehariannya. Gaya belajar murid beragam ada yang menyukai belajar secara visual, auditory, and kinesthetic. Perbedaan cara belajar murid ini selayaknya mendapatkan perhatian sehingga pembelajaran akan menyenangkan dan berpihak pada murid. Menyediakan media belajar yang dapat membuat murid mampu belajar secara mandiri, kreatif dan mampu meningkatkat pengetahuan serta keterampilannya.
ACTION
Melakukan analisis gaya belajar murid dengan melakukan wawancara secara berkelompok terhadap kelas yang akan dilakukan pembelajaran. Penulis terlebih dahulu menetukan topik yang dibahas atau didiskusikan, membuat pedoman wawacara, menentukan bahan awal diskusi, meminta salah satu murid sebagai moderator diskusi, mencatat kejadian dalam proses diskusi dan materi yang dibicarakan. Setelah didapatkan hasil wawancara kelompok maka ditariklah kesimpulan gaya belajar serta kebutuhan belajar apa saja yang diperlukan oleh para murid
Penulis mendesain pembelajaran berdasarkan hasil diskusi yang telah didapatkan. Mendesain media belajar yang sesuai dengan kebutuhan. Setelah membuat desain awal penulis mendiskusikannya dengan rekan sejawat untuk mendapatkan masukan dan saran. Setelah mendapatkan saran rekan sejawat guru juga meminta pendapat murid untuk mengetahui apakah media yang dibuat sudah sesuai dengan harapan mereka. Sampai terbentuklah sebuah media berbentuk e-modul berbasis proyek dalam pembelajan membuat multimedia interaktif yang didalamnya terdapat teks, picture, video pengayaan, video tutorial serta lembar kerja untuk murid menyelesaikan proyek dalam kegiatan belajarnya.
Pembelajaran menggunakan media e-modul berbasis proyek pada pembuatan multimedia interaktif ini di terapkan dalam kegiatan pembelajaran di kelas. Media ini dapat berikan kepada murid melalui link yang disampaikan di group whatshap kelas sehingga mudah untuk diakses. Dengan demikian materi pembelajaran ini dapat di pelajari di rumah ataupun disekolah menggunakan smarphone murid. Selesai pembelajaran murid di minta merefleksikan apakah pembelajaran yang telah dilakukan dapat memberikan motivasi belajar, meningkatkan keterampilan, serta menyenangkan bagi mereka.
PELAJARAN
Pelajaran yang dapat diambil dari kegiatan pembelajaran berbasis proyek adalah meningkatkan minat belajar murid serta meningkatkan keterampilan murid dalam membuat sebuah media interaktif dengan memanfaatkan teknologi yang ada dan mampu menghasilkan sebuah proyek yang kelak dapat dimanfaatkan menjadi modal dalam bersaing di dunia kerja.
Good practice before revised
Good practice elaboration
Elektronik Modul Berbasis Project Pada Pembelajaran Pembuatan Multimedia Interaktif
Praktik baik dalam kegiatan pembelajaran desain media interaktif
di SMK N 1 Sekadau Kompetensi Keahlian Multimedia
KGBN SEKADAU
With: Maria Ana Dwi Wahyu Pawarti
Early
SMK merupakan sekolah vokasi pencetak tenaga terampil yang siap bekerja, siap berusaha dan bersaing dalam dunia usaha dan dunia industri. Dalam rangka mencapai hal tersebut maka murid tidak hanya mengikuti arahan dari guru tapi juga bisa menemukan strategi dan solusi dari mereka sendiri. Melalui pembelajaran berbasis project yang di dukung dengan teknologi bagi murid SMK Multimedia akan mampu mempersiapkan diri menjadi tenaga terampil di masa depan. Pada pelajaran desain media interaktif murid diharapkan dapat membuat multimedia interaktif sebagai tujuan pembelajaran yang hendak di capai dalam pembelajaran
TANTANGAN
Di era digital murid menyukai belajar menggunakan media yang dapat diakses melalui smartphone karena saat ini murid tidak terlepas dari smartphone dalam kesehariannya. Gaya belajar murid beragam ada yang menyukai belajar secara visual, auditory, and kinesthetic. Perbedaan cara belajar murid ini selayaknya mendapatkan perhatian sehingga pembelajaran akan menyenangkan dan berpihak pada murid. Menyediakan media belajar yang dapat membuat murid mampu belajar secara mandiri, kreatif dan mampu meningkatkat pengetahuan serta keterampilannya.
ACTION
Melakukan analisis gaya belajar murid dengan melakukan wawancara secara berkelompok terhadap kelas yang akan dilakukan pembelajaran. Penulis terlebih dahulu menetukan topik yang dibahas atau didiskusikan, membuat pedoman wawacara, menentukan bahan awal diskusi, meminta salah satu murid sebagai moderator diskusi, mencatat kejadian dalam proses diskusi dan materi yang dibicarakan. Setelah didapatkan hasil wawancara kelompok maka ditariklah kesimpulan gaya belajar serta kebutuhan belajar apa saja yang diperlukan oleh para murid
Penulis mendesain pembelajaran berdasarkan hasil diskusi yang telah didapatkan. Mendesain media belajar yang sesuai dengan kebutuhan. Setelah membuat desain awal penulis mendiskusikannya dengan rekan sejawat untuk mendapatkan masukan dan saran. Setelah mendapatkan saran rekan sejawat guru juga meminta pendapat murid untuk mengetahui apakah media yang dibuat sudah sesuai dengan harapan mereka. Sampai terbentuklah sebuah media berbentuk e-modul berbasis proyek dalam pembelajan membuat multimedia interaktif yang didalamnya terdapat teks, picture, video pengayaan, video tutorial serta lembar kerja untuk murid menyelesaikan proyek dalam kegiatan belajarnya.
Pembelajaran menggunakan media e-modul berbasis proyek pada pembuatan multimedia interaktif ini di terapkan dalam kegiatan pembelajaran di kelas. Media ini dapat berikan kepada murid melalui link yang disampaikan di group whatshap kelas sehingga mudah untuk diakses. Dengan demikian materi pembelajaran ini dapat di pelajari di rumah ataupun disekolah menggunakan smarphone murid. Selesai pembelajaran murid di minta merefleksikan apakah pembelajaran yang telah dilakukan dapat memberikan motivasi belajar, meningkatkan keterampilan, serta menyenangkan bagi mereka.
PELAJARAN
Pelajaran yang dapat diambil dari kegiatan pembelajaran berbasis proyek adalah meningkatkan minat belajar murid serta meningkatkan keterampilan murid dalam membuat sebuah media interaktif dengan memanfaatkan teknologi yang ada dan mampu menghasilkan sebuah proyek yang kelak dapat dimanfaatkan menjadi modal dalam bersaing di dunia kerja.
If you experience problems scrolling, scroll outside of the area Live Chat which is black.