Saya mengajar mata pelajaran Biologi di kelas X. Suatu hari saya harus mengajar di sebuah kelas pada materi Ekosistem. Saya sudah merancang ice breaking dan pembelajaran melalui pengamatan di lapangan yang sesuai dengan topik Ekosistem. Tujuan pembelajaran saat itu para murid harus mampu menjelaskan dan menganalisis mengenai komponen ekosistem beserta interaksinya dan memiliki kemandirian serta tanggung jawab. Murid juga mampu memahami pentingnya menggunakan teknologi dalam pembelajaran.
Suasana hari itu mendung dan gerimis. Saya tidak dapat melaksanakan pembelajaran sesuai rancangan saya. Kondisi murid “mager” dan merasa lelah dikarenakan di jam menjelang istirahat siang. Murid banyak yang hanya bermain gadget untuk membuka media sosial dan game. Beberapa murid lebih suka tidur-tiduran. Selain itu hujan turun dengan derasnya. Tak ayal saya tidak bisa mengajak mereka mengamati ekosistem di sekolah yaitu di lapangan dan hutan sekolah. Saya tertantang memikirkan cara belajar yang disukai murid, dapat dilaksanakan meskipun mendadak, dan mudah karena tidak membutuhkan alat khusus, serta bermakna bagi murid. Saya melibatkan murid untuk memperoleh solusi dengan berdiskusi mengenai kegiatan belajar yang sesuai. Saya menawarkan ide permainan saya. Murid setuju untuk belajar dengan cara bermain Quizizz.
Saya menerapkan Pembelajaran dengan Quizizz Paper Mode berbantuan jurnal belajar. Quizizz merupakan salah satu platform gamifikasi. Quizizz Paper Mode menjadi salah satu fitur Quizizz yang dapat dimainkan dalam kondisi murid tanpa gadget dan tidak membutuhkan jaringan internet.
Saya mengambil langkah (1) menyiapkan alat pembelajaran yaitu lembar jawaban Quizizz Paper Mode yang berisi barcode yang selalu ada di dalam tas saya, (2) menyiapkan materi berupa soal yang sudah ada dalam platform Quizizz kemudian mengubahnya sesuai kebutuhan, (3) membagikan lembar jawaban kepada para murid sesuai dengan urutan nomor daftar hadir, (4) menyelenggarakan permainan Quizizz Paper Mode. Di sela permainan saya mengajak murid membahas materi tersebut agar lebih memahami materi, (5) meminta murid menulis jurnal belajar yang terdiri: hal yang sudah dipahami, hal yang belum dipahami, dan rencana tindak lanjut. Murid diberikan kebebasan dalam membuat jurnalnya yaitu bisa dalam bentuk mind map, uraian, poster, video, rekaman suara, dll. sebagai wujud diferensiasi produk. (6) mengajak murid melakukan refleksi sekaligus evaluasi dengan asesmen formatif dalam bentuk pengisian angket maupun secara lisan.
Pelajaran yang dapat saya ambil yaitu murid masih belum percaya diri dalam menjawab kuis, namun demikian jurnal cukup membantu murid memahami materi. Yang lebih penting para murid diberikan kesempatan untuk menentukan kegiatan belajar dan diberi pilihan bentuk jurnal sehingga murid merasa didengarkan dan merasa memiliki pembelajarannya. Bagi guru, keadaan kelas tersebut menantang untuk terus berinovasi dan mengelola waktu. Guru merasa lebih dekat dengan murid.
Pembelajaran dengan Quizizz Paper Mode dan jurnal belajar Biologi mampu meningkatkan semangat dan antusiasme murid, melatih kemandirian, tanggung jawab, dan sadar IT. Pembelajaran ini bisa dilaksanakan saat kondisi darurat. Tujuan pembelajaran akan tercapai jika guru memberikan perhatian penuh kepada para murid. Guru dapat melibatkan murid dalam menentukan tujuan dan metode belajar sebagai wujud merdeka belajar. Guru menyiapkan rencana pembelajaran cadangan yang siap diterapkan saat kondisi khusus. Guru perlu berinovasi dan berefleksi untuk mewujudkan pembelajaran yang berpihak kepada murid.
Tautan video: https://youtu.be/A4bfZQBQKlU