Lompat ke konten utama

Temu Pendidik Nusantara XIII

Select Language

PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI MATA PELAJARAN PPKn SEMANGAT KEBANGKITAN NASIONAL DAN SUMPAH PEMUDA

Praktik baik Sebelum Direvisi

[revisi_terbaru]

Elaborasi Praktik Baik

SMP Negeri 2 Cianjur merupakan salah satu sekolah penggerak angkatan pertama di kabupaten Cianjur, sebagai implementasi dari penerapan kurikulum merdeka, maka diawal pembelajaran kami melaksanakan Tes diagnostic kognitif dan non kognitif. Dari hasil Tes kognitif kami dapatkan murid-murid yang masih berada di fase C yang seharusnya sudah di fase D dan dari tes diagnostic non kognitif kami menemukan berbagai macam gaya belajar murid seperti visual, auditori dan kinestetik. Situasi lain berdasarkan pengamatan saya pada mata pelajaran PPKn adalah kondisi murid yang masih belum bisa bersemangat belajar langsung karena setelah pembelajaran daring pasca gempa yang kami alami, murid-murid cepat bosan dalam mengikuti pelajaran, beberapa murid menunda mengerjakan tugas. Kemudia saya berdiskusi dengan wakasek kurikulum, rekan sejawat tentang rencana pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan murid, dan mengatasi semangat belajar murid. Kami simpulkan bahwa guru harus mampu menyusun pembelajaran yang berdiferensiasi yang kreatif dan inovatif sehingga mampu memenuhi kebutuhan murid.

Ada beberapa tantangan yang saya hadapi pada kegiatan praktik baik ini antara lain, tidak semua peserta didik memiliki minat dan semangat yang sama pada pembelajaran PPKn yang identik membosankan karena harus selalu belajar didalam kelas, penuh dengan hapalan sejarah, pasal-pasal dan nilai Pancasila serta peraturan-peraturan yang berlaku.

Selain itu yang menjadi tantangan adalah bagaimana saya mampu menyusun rencana pembelajaran dan pelaksanaan pembelajaran yang kreatif dan inovatif dengan menggunakan media yang tepat sehingga peserta didik merasa tertarik dan aktif dengan pembelajaran dengan harapan menumbuhkan minat belajar peserta didik sehingga kebutuhan belajar peserta didik dapat terpenuhi. Kolaborasi dan dukungan yang baik dari rekan sejawat dan orangtua pun menjadi tantangan agar proses pembelajaran berdiferensiasi yang saya lakukan mampu dilaksanakan dengan baik.

Kegiatan Pembelajaran Berdiferensiasi Produk yang saya lakukan materi semangat kebangkitan Nasional dan Sumpah Pemuda adalah sebagai berikut :

  • Setelah melakukan tes diagnostic kognitif dan non kognitif kemudian saya rekap hasilnya, untuk memenuhi gaya belajar peserta didik yang beragam, saya mulai menyusun rencana pembelajaran yang berdiferensiasi dan lembar kerja peserta didik setelah itu saya diskusikan dengan rekan sejawat untuk mendapatkan masukan dan dukungan.
  • Kegiatan pembelajaran berdiferensiasi produk dengan metode Project based learning ini, diawali dengan kegiatan penduhuluan sebagimana biasanya, pada kegiatan inti guru memberikan konten materi yang beragam, baik itu dari buku paket Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Kemendikbudristek tahun 2021, Kelas VIII Bab IV, Kebangkitan Nasional dan Sumpah Pemuda, film perjuangan serta sumber belajar lainnya, kemudian membagi kelompok sesuai dengan gaya belajar peserta didik visual, auditori dan kinestetik untuk mengerjakan LKPD Projek, di LKPD tersebut dipersilahkan siswa untuk menyusun sebuah karya mengenai bagaimana menumbuhkan semangat kebangkitan Nasional dan Sumpah Pemuda, kegiatan pemeblajaran ini dilakukan sesuai langkah-langkah pembelajaran PJbL. Peserta didik mulai berdiskusi untuk menentukan karya yang akan mereka presentasikan.
  • Pada pertemuan berikutnya peserta didik dengan penuh semangat dan antusias untuk kegiatan pembalajaran, setiap kelompok mempresentasikan hasil karya kelompoknya sesuai dengan minat bakat mereka, ada yang menampilkan film dan melaporkan sinopsisnya dari Film “The betle of Surabaya”, ada juga yang menampilkan medley lagu Bangun pemudi pemuda, ada juga kelompok yang melakukan deklamasi puisi “Aku Melihat Indonesia” karya Ir. Soekarno. Dan kelompok berikutnya melakukan sosiodrama tentang Sidang Kongres Pemuda I dan siding kongres pemuda II.

Hasil dari kegiatan pembelajaran berdiferensiasi yang saya lakukan di kelas, memberikan dampak yang luar biasa bagi peserta didik dalam meningkatkan minat dan semangat belajar serta mampu mendorong keaktifan peserta didik untuk berkolaborasi dalam kelompoknya terbukti dari setiap anggota kelompok mempunyai peran dan tugas masing-masing yang berhasil dikolaborasikan dengan temannya, sehingga yang mereka tampil percaya diri dalam mempresentasikan hasil kelompoknya sehingga menarik peserta didik/kelompok yang lainnya, begitu juga pada asesmen akhir pembelajaran terlihat ada peningkatan yang signifikan dari kepahaman peserta didik pada materi semangat kebangkitan nasional dan sumpah pemuda. Peserta didik bersemangat untuk kegiatan pembelajaran berikutnya.

Dari Pembelajaran berdiferensiasi yang saya lakukan, pembelajaran sudah sesuai dengan perencanaan, keterlibatan peserta didik terlihat aktif sepenuhnya berkolaborasi dalam kelompok, begitu juga refleksi yang saya dapatkan dari peserta didik mereka mendapatkan pengalaman pembelajaran yang baru, bermakna dan menyenangkan karena sesuai denga minat bakat mereka serta mampu memotivasi temannya. Begitu juga respon dari rekan sejawat sungguh luar biasa memberikan dukungan dan siap untuk bersama-sama menerapkan pembelajaran yang sesuai dengan implementasi kurikulum merdeka. Dengan praktik baik yang telah saya dan guru-guru lain lakukan membuat Kepala sekolah bangga dan selalu memberikan dukungan sepenuhnya untuk meningkatkan mutu pendidikan disekolah kami sesuai dengan Merdeka Belajar.

Jika Anda mengalami kendala dalam scrolling, scroll di luar dari area Live Chat yang berwarna hitam.