Implementasi pembelajaran berdiferensiasi pada murid kelas XI mata pelajaran Bahasa Inggris Tingkat Lanjut sebagai bantuan bagi murid memperoleh keterampilan berbahasa Inggris.
Implementasi pembelajaran berdiferensiasi pada murid kelas XI mata pelajaran Bahasa Inggris Tingkat Lanjut sebagai bantuan bagi murid memperoleh keterampilan berbahasa Inggris.
Pada awal pembelajaran pasca pandemi saya menemukan bahwa banyak murid yang mengalami perubahan dalam belajar. Sebagian anak menyampaikan bahwa belajar di rumah menyenangkan karena mereka bisa santai saat pembelajaran dan tak perlu bangun terburu-buru. Sebagian lagi menyatakan bahwa belajar di rumah tidak menyenangkan karena mereka memerlukan interkasi langsung dengan rekan dan guru mereka. Kebiasaan ini memperngaruhi gaya belajar dan hasil belajar mereka. Pada pelajaran bahasa Inggris yang saya ampu, perubahan ini juga terlihat jelas. Dibuktikan dari nilai tugas mereka yang mencapai sempurna namun ketika di tanyakan secara lisan, mereka tidak mampu menjawab pertanyaan dengan baik. Melihat hal ini, saya kemudian melakukan pemetaan kemampuan melalui asesmen diagnostik kognitif awal. Saya juga meminta anak untuk menentukan kegiatan belajar yang mereka inginkan namun tetap dalam tema yang sama. Dari hasil tes, saya kemudian membuat rencana pembelajaran yang bisa mengakomodir keinginan anak. Penerapan pembelajaran berdiferensiasi yang dilakukan di kelas menghasilkan hasil yang mengejutkan bagi saya. Ini saya peroleh dari hasil refleksi anak yang menyatakan bahwa mereka dapat belajar dengan baik dan berada dalam situasi yang menyenangkan saat belajar.
Implementasi pembelajaran berdiferensiasi pada murid kelas XI mata pelajaran Bahasa Inggris Tingkat Lanjut sebagai bantuan bagi murid memperoleh keterampilan berbahasa Inggris.
Pada awal pembelajaran pasca pandemi saya menemukan bahwa banyak murid yang mengalami perubahan dalam belajar. Sebagian anak menyampaikan bahwa belajar di rumah menyenangkan karena mereka bisa santai saat pembelajaran dan tak perlu bangun terburu-buru. Sebagian lagi menyatakan bahwa belajar di rumah tidak menyenangkan karena mereka memerlukan interkasi langsung dengan rekan dan guru mereka. Kebiasaan ini memperngaruhi gaya belajar dan hasil belajar mereka. Pada pelajaran bahasa Inggris yang saya ampu, perubahan ini juga terlihat jelas. Dibuktikan dari nilai tugas mereka yang mencapai sempurna namun ketika di tanyakan secara lisan, mereka tidak mampu menjawab pertanyaan dengan baik. Melihat hal ini, saya kemudian melakukan pemetaan kemampuan melalui asesmen diagnostik kognitif awal. Saya juga meminta anak untuk menentukan kegiatan belajar yang mereka inginkan namun tetap dalam tema yang sama. Dari hasil tes, saya kemudian membuat rencana pembelajaran yang bisa mengakomodir keinginan anak. Penerapan pembelajaran berdiferensiasi yang dilakukan di kelas menghasilkan hasil yang mengejutkan bagi saya. Ini saya peroleh dari hasil refleksi anak yang menyatakan bahwa mereka dapat belajar dengan baik dan berada dalam situasi yang menyenangkan saat belajar.
Praktik baik Sebelum Direvisi
Elaborasi Praktik Baik
Pada awal pembelajaran pasca pandemi saya menemukan bahwa banyak murid yang mengalami perubahan dalam belajar. Sebagian anak menyampaikan bahwa belajar di rumah menyenangkan karena mereka bisa santai saat pembelajaran dan tak perlu bangun terburu-buru. Sebagian lagi menyatakan bahwa belajar di rumah tidak menyenangkan karena mereka memerlukan interkasi langsung dengan rekan dan guru mereka. Kebiasaan ini memperngaruhi gaya belajar dan hasil belajar mereka. Pada pelajaran bahasa Inggris yang saya ampu, perubahan ini juga terlihat jelas. Dibuktikan dari nilai tugas mereka yang mencapai sempurna namun ketika di tanyakan secara lisan, mereka tidak mampu menjawab pertanyaan dengan baik. Melihat hal ini, saya kemudian melakukan pemetaan kemampuan melalui asesmen diagnostik kognitif awal. Saya juga meminta anak untuk menentukan kegiatan belajar yang mereka inginkan namun tetap dalam tema yang sama. Dari hasil tes, saya kemudian membuat rencana pembelajaran yang bisa mengakomodir keinginan anak. Penerapan pembelajaran berdiferensiasi yang dilakukan di kelas menghasilkan hasil yang mengejutkan bagi saya. Ini saya peroleh dari hasil refleksi anak yang menyatakan bahwa mereka dapat belajar dengan baik dan berada dalam situasi yang menyenangkan saat belajar.
Jika Anda mengalami kendala dalam scrolling, scroll di luar dari area Live Chat yang berwarna hitam.