AWAL
Hakekat anak usia SMP masih senang dengan permainan karena dengan permainan, mereka bisa terlibat di dalamnya. Demikian juga dengan murid SMP Islam Al Azhar 14 kurang antusias belajar jika hanya membaca teks prosedur. Mereka membutuhkan belajar yang menggembirakan atau istilahnya sambil bermain sehingga pelajaran bisa diserap dengan baik. Hal itulah yang membuat saya harus berpikir keratif untuk mencari solusi agar pembelajaran lebih menyenangkan. Saya harus membuat terobosan inovasi pembelajaran yaitu Pembelajaran Berdiferensiasi pada Bolu Karak Megar (Bola Salju, Kartu acak, dan media gambar).
TANTANGAN
Tantangan yang saya hadapi adalah bagaimana cara saya mengajar yang menyenangkan murid dengan inovasi belajar. Inovasi pembelajaran yaitu Bolu Karak Megar (Bola Salju, Kartu acak, dan media gambar). Saya harus membuat sintak yang mudah dipahami oleh murid dan juga media serta alat peraga yang mudah dipahami murid.
AKSI
Bolu Karak Megar atau Bola Salju, kartu acak, dan media gambar adalah alat peraga yang saya buat untuk membantu mempermudah dan membuat senang murid pada pembelajaran Teks Prosedur. Pembelajaran berdiferensiasi yang memetakan murid berdasarkan kesiapan belajar, yaitu high dan low. Diferensiasi pada pembelajaran di sini yaitu diferensiasi konten, proses, dan produk.
Kelompok ‘high’ dengan memberikan media gambar lalu diminta menuliskan prosedur sesuai dengan gambar, sedangkan kelompok low diberikan kartu potongan gambar prosedur yang diacak. Mereka diminta mengurutkan gambar dan memberikan kalimat imperatif petunjuk berdasarkan gambar tersebut. Konten Teks Prosedur juga variatif.
PERUBAHAN
Alhamdulillah murid antusias dalam belajar karena pembelajaran dikemas dengan interaktif dan permainan.
- Murid terlibat secara aktif dalam pembelajaran tersebut.
- Murid mampu membuat teks prosedur dengan media gambar (kelompok high).
- Murid dapat membuat teks prosedur melalui kartu acak yang diurutkan dan membuat tulisan petunjuk sesuai gambar (kelompok low dan middle).
- Murid merasa antusias saat pembelajaran berlangsung.
- Murid belajar berbiacara di depan teman-temannya untuk meningkatkan percaya diri saat belajar presentasi.