Saya adalah guru TK. Suatu hari saya ingin mengajak para murid saya bisa berani bercerita baik dengan guru dan juga temannya. Pada saat itu saya mengajak murid untuk berani menyampaikan pendapatnya di depan kelas namun banyak dari mereka yang tidak berani bersuara. Ada alasan malu, takut, dan sebagainya, hal ini membuat saya merasa bimbang dengan keadaan yang terus berlanjut karena akan berdampak pada kurangnya rasa percaya diri pada anak.
Suatu hari saya mempersiapkan materi pembelajaran bercerita dengan menggunakan media buku cerita. Di awal cerita saya murid tertib dan rapi namun setelah itu mereka merasa kurang nyaman dengan cerita saya karena terlihat membosankan dan tidak seru. Di akhir cerita yang saya sampaikan kepada murid ternyata banyak murid yang kurang menyimak apa yang saya sampaikan dan hanya beberapa murid saja yang bisa menjawab pertanyaan yang saya sampaikan. Dari sini saya berfikir apa yang harus saya lakukan untuk membuat suatu inovasi pembelajaran bercerita dan maksud serta tujuannya tercapai.
Saya membuat media pembelajaran big book dengan ukuran kertas besar, gambar besar, teks sederhana dengan tulisan besar,dan kata yang saya gunakan adalah kata yang sering didengarkan murid. Saya mengajak murid untuk menyampaikan topik cerita yang mereka inginkan. Saya memilih topik cerita berdasarkan pilihan mereka. Cerita tersebut dekat dengan murid, sesuai dengan usia murid, menarik, cerita yang bervariasi berupa fiksi dan non fiksi, memperhatikan budaya yang ada di sekitar, tidak memperkenalkan kekerasan, tidak mendiskreditkan kekerasan dan sara. Dengan demikian cerita pada big book merupakan buah ide dari para murid.
Langkah-langkah yang saya ambil untuk memancing perhatian murid adalah dengan mengajak murid mengamati big book yang saya bawa dengan menjawab pertanyaan pemantik. Tahap selanjutnya yaitu mengkonfirmasi jawaban para murid dengan membuka isi big book dan diberikan apresiasi. Para murid kemudian diajak membaca tulisan yang ada di bawah gambar dengan mengulang-ulang. Setelahnya, murid diminta untuk berhadapan dengan temannya dan menceritakan kembali apa yang sudah disimaknya secara bergantian.
Pelajaran yang dapat saya ambil yaitu dengan media yang bagus yang menarik dapat membuat konsentrasi murid menjadi terfokus dalam menyimak cerita. Dengan topik yang dekat dengan murid, hasil pilihan murid, dan sesuai ide murid, maka materi yang saya sampaikan menjadi lebih bermakna bagi murid. Dengan demikian aspek kepemimpinan murid dapat dikembangkan.
Pembelajaran dengan media big book mampu meningkatkan rasa percaya diri murid, belajar langsung dengan suasana yang menyenangkan, secara alami murid akan gemar membaca dan murid akan termotivasi untuk gemar membaca. Media big book dengan mendengarkan suara murid menjadi salah satu pilihan pembelajaran yang menyenangkan.