Tidak pernah terbayangkan sebelumnya jika ada alumni yang sudah berhasil memberikan pencerahan untuk adek-adek kelasnya yang usianya terpaut cukup jauh. Apa untungnya bagi mereka?
Seorang guru yang sudah melakukan tugasnya memberikan pendidikan, pengajaran, pembimbingan, pengarahan, pelatihan, penilaian dan evaluasi diuji untuk dapat bersikap merangkul anak-anak yang sudah menjadi alumni untuk dapat memberdayakannya bagi kemajuan dan perkembangan anak-anak di era yang berbeda berdasarkan pengalaman yang sudah dialaminya.
Tidak mudah dan tak pernah terbayangkan dapat terwujud untuk dapat merekrut bahkan memberdayakan alumni yang sudah sukses dan berhasil untuk terlibat pada pengembangan anak-anak di tengah kesibukannya masing-masing.
Namun ternyata jika guru selama menjalankan tugas utamanya dilakukan dengan hati, tidak ada yang tidak mungkin. Hal ini terbukti berdasarkan pengalaman yang sudah saya alami membuat kelas luar biasa , kelas dunia maya dengan melibatkan alumni dengan profesi yang beragam dihadirkan sebagai nara sumber.
Penerimaan mereka terhadap ajakan saya untuk menjadi nara sumber di hadapan anak-anak didik saya diluar ekspektasi. Mereka sangat antusias dan bahkan memberikan apresiasi terhadap adek-adeknya yang masih menjadi pelajar di sekolah sebagai almamaternya.
Untuk mendapatkan nama-nama alumni dan dengan profesi yang beragam bukan hal yang mudah untuk dapat melibatkannya. Namun alhamdulillah berkat niat yang tulus tantangan tersebut dapat diatasi, berkat jalinan batin yang kuat antara guru sebagai orang tua dan alumni sebagai anak-anak yang selama ini dibimbingnya.
Kelas maya KELBI dilakukan saat pandemi dan berlangsung secara daring melalui pemanfaatan akun belajar.id lewat google meet. Kegiatan berlangsung setiap hari Sabtu atau sesuai keleluasaan waktu yang dimiliki oleh alumni selama kurang lebih 1 sampai 2 jam sesuai keunikan materi yang disampaikannya.
Kegiatan diikuti oleh anak-anak didik yang saya ajar dengan tujuan memberikan gambaran profesi apa yang dapat digeluti berdasarkan inspirasi dari nara sumber yang dihadirkan. Dengan harapan anak-anak dapat informasi langsung dari pelaku profesi, bukan hanya sekedar dapat cerita dari gurunya.
Alhamdulillah kegiatan KELBI berlangsung sekitar 10 kali pertemuan dan memberikan pembelajaran bagi anak-anak didik saya untuk tidak sungkan berbagi walaupun jarak dan waktu yang memisahkan, dan menjalin silaturahmi diantara sesama anggota keluarga besar SMAN 1 Sanggau.