“LEARN TO BE INDEPENDENT USING THE DUGEM APPLICATION (Game World)”
With :
Anna Rusmiyati, S. Sos (PUBLIC HIGH SCHOOL 1 Pulung)
Perkembangan tekologi yang semakin maju dan canggih akan berdampak pula pada pembelajaran, salah satunya adalah bagaimana seorang guru mampu menyajikan metode belajar di hadapan murid-muridnya yang mampu menggugah semangat dan daya berfikir kritis selama proses pembelajaran. Sebagai salah satu guru di kelas IPS saya memandang, mengamati, merasakan, murid-muridnya sangat aktif, can not be silent, dan bila diberikam metode mengajar yang monoton/ceramah maka akan berdampak kurang baik (malas menyimak, mengantuk, bermain gadget, berbicara dengan teman satu bangku). Mayoritas yang saya temui di kelas, murid sudah asyik dengan gadgetnya bahkan menjadi teman setia yang tidak terpisahkan. Melihat kondisi ini, terbersit pada benak saya bagaimana menjadikan gadget sebagai media belajar sekaligus media bermain sehingga murid menjadi termotivasi untuk belajar Sosiologi. Disamping itu, saya juga menginginkan dari adanya gadget menjadi media belajar yang berisikan konten berbentuk game mengasyikkan, fleksibel, dapat diakses dan digunakan dimanapun dalam kondisi apapun.
Kemudian tercipta aplikasi yang saya bikin, yaitu DUGEM (Game World) merupakan metode pembelajaran game berbasis aplikasi sehingga dalam proses pembuatannya harus didukung oleh platform android. Jika android yang digunakan tidak mendukung maka secara otomatis aplikasi DUGEM tidak bisa terinstal di gadget murid maupun guru. Disamping itu juga diperlukan media elektronik lainnya seperti laptop/computer/smarthphone. Karena berisikan kuis maka hal lain yang harus dipersiapkan adalah dari siswa sendiri dimana mereka harus memiliki bekal (fokus belajar materi) sehingga dapat menyelesaikan mengerjakan kuis sesuai dengan waktu yang disediakan.
Selanjutnya untuk pelaksanaan pembelajaran DUGEM ada beberapa hal yang saya laksanakan, that is (1) Menginformasikan kepada siswa pada pertemuan sebelumnya jika minggu depan pembelajaran akan menggunakan game berupa aplikasi DUGEM. Dengan informasi di awal maka siswa dapat mempersiapkan lebih dini baik dari segi materi maupun aplikasinya. Kemudian setelah guru selesai dalam pembuatan konten kuis, maka dapat mengeshare/mengirim di WA grup kelas, (2) setelah itu siswa bisa secara langsung mendonload atau menginstal aplikasi DUGEM di gadgetnya masing-masing. Kemudian siswa bisa langsung menggunakan aplikasi tersebut secara fleksibel (digunakan dimanapun dan kapanpun), (3) Menyampaikan tujuan pembelajaran dan kompetensi apa yang akan dicapai siswa setelah mempelajari materi dengan aplikasi DUGEM (4) memberikan penguatan materi pelajaran terhadap siswa sehingga mereka selama mengerjakan bisa diselesaikan sesuai waktu yang disediakan, (5) Memberikan reward berupa ucapan selamat dan penilaian kepada siswa yang mendapatkan poin tertinggi dengan waktu pengerjaan tercepat.
Pembelajaran dengan aplikasi DUGEM ternyata mampu meningkatkan semangat dan antusiasme murid, melatih kemandirian, responsibility, dan sadar terhadap IT. Pembelajaran ini bisa dilaksanakan kapan saja, dimana saja, dan dalam kondisi apapun. Tujuan pembelajaran akan tercapai jika guru memberikan perhatian penuh kepada para murid. Guru dapat melibatkan murid dalam menentukan tujuan dan metode belajar sebagai wujud merdeka belajar. Teachers need to innovate and reflect to create learning that supports students
Video link: https://youtu.be/CZ_sw2-qf0M