Praktik Baik Kepemimpinan Kepala Sekolah
Kita semua sepakat bahwa para siswa harus memiliki kompetensi literasi yang baik. Namun berdasarkan rapor pendidikan tahun 2022 kemampuan literasi siswa di SMP Negeri 3 Abang masuk ke dalam kategori kurang. Kompetensi literasi siswa SMP Negeri 3 Abang termasuk dalam peringkat bawah di tingkat Kabupaten Karangasem. Secara nasional Kompetensi literasi siswa SMP Negeri 3 Abang berada pada peringkat menengah bawah. Demikian informasi yang diperoleh dari sumber data Asesmen Nasional dalam laman https://raporpendidikan.kemdikbud.go.id/ Dengan situasi seperti ini maka saya selaku kepala sekolah dituntut untuk menerapkan dimensi kompetensi manajerial dan dimensi kompetensi kewirausahaan lebih maksimal. Saya harus mampu meningkatkan kompetensi para GTK untuk mempelajari konten-konten tentang literasi, mengimplementasikan pembelajaran yang meningkatkan kompetensi literasi siswa, dan membuat kebijakan dan penganggaran terkait penguatan literasi di SMPN 3 Abang.
Dalam usaha untuk meningkatkan kemampuan literasi siswa SMPN 3 Abang ada tiga tantangan utama yang saya hadapi.
Dalam mengatasi tantangan tersebut saya tentunya tidak bisa sendiri. Secara berkolaborasi kita melibatkan berbagai pihak. Pihak-pihak tersebut antara lain tentunya saya selaku kepala sekolah, guru-guru dan pegawai, siswa, komite sekolah, dan pihak Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Karangasem melalui pengawas pembina.
Untuk menghadapai situasi dan tantangan di atas, SMP Negeri 3 Abang menyusun program “Bangkitlah Literasi Stana Giri” atau “BLI STANA GIRI”. Program BLI STANA GIRI memiliki tiga kegaitan pokok. Pertama Bangkitlah GTK Stana Giri; SMP Negeri 3 Abang membentuk komunitas GTK yang dinamakan Komunitas Guru Belajar Stana Giri.
Kedua, Bangkitlah Siswa Stana Giri; siswa yang memiliki bakat dan minat di bidang literasi dikumpulkan lalu diwadahi dalam sebuah komunitas penggerak literasi siswa yang dinamakan Generasi Literasi Stana Giri.
Ketiga, Bangkitlah Sekolah Ku Stana Giri; sekolah membuat kebijakan pemanfaatan potensi sekolah untuk menguatkan literasi.
Setelah program BLI STANA GIRI berjalan kurang lebih setahun maka dapat diperoleh hasil sebagai berikut. Secara umum Program BLI STANA GIRI telah berhasil meningkatkan kemampuan literasi siswa SMP Negeri 3 Abang. Hal ini diketahui dari hasil rapor pendidikan SMP Negeri 3 Abang tahun 2023. Kelima jenis kompetensi literasi siswa dalam rapor pendidikan tahun 2023 semuanya mengalami peningkatan. Secara khusus hasil yang telah diperoleh seperti berikut ini.
Pelajaran yang diperoleh dari keseluruhan proses dipaparkan sebagai berikut.
Praktik Baik Kepemimpinan Kepala Sekolah
Kita semua sepakat bahwa para siswa harus memiliki kompetensi literasi yang baik. Namun berdasarkan rapor pendidikan tahun 2022 kemampuan literasi siswa di SMP Negeri 3 Abang masuk ke dalam kategori kurang. Kompetensi literasi siswa SMP Negeri 3 Abang termasuk dalam peringkat bawah di tingkat Kabupaten Karangasem. Secara nasional Kompetensi literasi siswa SMP Negeri 3 Abang berada pada peringkat menengah bawah. Demikian informasi yang diperoleh dari sumber data Asesmen Nasional dalam laman https://raporpendidikan.kemdikbud.go.id/ Dengan situasi seperti ini maka saya selaku kepala sekolah dituntut untuk menerapkan dimensi kompetensi manajerial dan dimensi kompetensi kewirausahaan lebih maksimal. Saya harus mampu meningkatkan kompetensi para GTK untuk mempelajari konten-konten tentang literasi, mengimplementasikan pembelajaran yang meningkatkan kompetensi literasi siswa, dan membuat kebijakan dan penganggaran terkait penguatan literasi di SMPN 3 Abang.
Dalam usaha untuk meningkatkan kemampuan literasi siswa SMPN 3 Abang ada tiga tantangan utama yang saya hadapi.
Dalam mengatasi tantangan tersebut saya tentunya tidak bisa sendiri. Secara berkolaborasi kita melibatkan berbagai pihak. Pihak-pihak tersebut antara lain tentunya saya selaku kepala sekolah, guru-guru dan pegawai, siswa, komite sekolah, dan pihak Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Karangasem melalui pengawas pembina.
Untuk menghadapai situasi dan tantangan di atas, SMP Negeri 3 Abang menyusun program “Bangkitlah Literasi Stana Giri” atau “BLI STANA GIRI”. Program BLI STANA GIRI memiliki tiga kegaitan pokok. Pertama Bangkitlah GTK Stana Giri; SMP Negeri 3 Abang membentuk komunitas GTK yang dinamakan Komunitas Guru Belajar Stana Giri.
Kedua, Bangkitlah Siswa Stana Giri; siswa yang memiliki bakat dan minat di bidang literasi dikumpulkan lalu diwadahi dalam sebuah komunitas penggerak literasi siswa yang dinamakan Generasi Literasi Stana Giri.
Ketiga, Bangkitlah Sekolah Ku Stana Giri; sekolah membuat kebijakan pemanfaatan potensi sekolah untuk menguatkan literasi.
Setelah program BLI STANA GIRI berjalan kurang lebih setahun maka dapat diperoleh hasil sebagai berikut. Secara umum Program BLI STANA GIRI telah berhasil meningkatkan kemampuan literasi siswa SMP Negeri 3 Abang. Hal ini diketahui dari hasil rapor pendidikan SMP Negeri 3 Abang tahun 2023. Kelima jenis kompetensi literasi siswa dalam rapor pendidikan tahun 2023 semuanya mengalami peningkatan. Secara khusus hasil yang telah diperoleh seperti berikut ini.
Pelajaran yang diperoleh dari keseluruhan proses dipaparkan sebagai berikut.
Praktik baik Sebelum Direvisi
Elaborasi Praktik Baik
Kita semua sepakat bahwa para siswa harus memiliki kompetensi literasi yang baik. Namun berdasarkan rapor pendidikan tahun 2022 kemampuan literasi siswa di SMP Negeri 3 Abang masuk ke dalam kategori kurang. Kompetensi literasi siswa SMP Negeri 3 Abang termasuk dalam peringkat bawah di tingkat Kabupaten Karangasem. Secara nasional Kompetensi literasi siswa SMP Negeri 3 Abang berada pada peringkat menengah bawah. Demikian informasi yang diperoleh dari sumber data Asesmen Nasional dalam laman https://raporpendidikan.kemdikbud.go.id/ Dengan situasi seperti ini maka saya selaku kepala sekolah dituntut untuk menerapkan dimensi kompetensi manajerial dan dimensi kompetensi kewirausahaan lebih maksimal. Saya harus mampu meningkatkan kompetensi para GTK untuk mempelajari konten-konten tentang literasi, mengimplementasikan pembelajaran yang meningkatkan kompetensi literasi siswa, dan membuat kebijakan dan penganggaran terkait penguatan literasi di SMPN 3 Abang.
Dalam usaha untuk meningkatkan kemampuan literasi siswa SMPN 3 Abang ada tiga tantangan utama yang saya hadapi.
Dalam mengatasi tantangan tersebut saya tentunya tidak bisa sendiri. Secara berkolaborasi kita melibatkan berbagai pihak. Pihak-pihak tersebut antara lain tentunya saya selaku kepala sekolah, guru-guru dan pegawai, siswa, komite sekolah, dan pihak Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Karangasem melalui pengawas pembina.
Untuk menghadapai situasi dan tantangan di atas, SMP Negeri 3 Abang menyusun program “Bangkitlah Literasi Stana Giri” atau “BLI STANA GIRI”. Program BLI STANA GIRI memiliki tiga kegaitan pokok. Pertama Bangkitlah GTK Stana Giri; SMP Negeri 3 Abang membentuk komunitas GTK yang dinamakan Komunitas Guru Belajar Stana Giri.
Kedua, Bangkitlah Siswa Stana Giri; siswa yang memiliki bakat dan minat di bidang literasi dikumpulkan lalu diwadahi dalam sebuah komunitas penggerak literasi siswa yang dinamakan Generasi Literasi Stana Giri.
Ketiga, Bangkitlah Sekolah Ku Stana Giri; sekolah membuat kebijakan pemanfaatan potensi sekolah untuk menguatkan literasi.
Setelah program BLI STANA GIRI berjalan kurang lebih setahun maka dapat diperoleh hasil sebagai berikut. Secara umum Program BLI STANA GIRI telah berhasil meningkatkan kemampuan literasi siswa SMP Negeri 3 Abang. Hal ini diketahui dari hasil rapor pendidikan SMP Negeri 3 Abang tahun 2023. Kelima jenis kompetensi literasi siswa dalam rapor pendidikan tahun 2023 semuanya mengalami peningkatan. Secara khusus hasil yang telah diperoleh seperti berikut ini.
Pelajaran yang diperoleh dari keseluruhan proses dipaparkan sebagai berikut.
Jika Anda mengalami kendala dalam scrolling, scroll di luar dari area Live Chat yang berwarna hitam.